DetikNews
Rabu 19 April 2017, 20:24 WIB

Penembakan Di Lubuklinggau

Korban Minta Polisi Penembak Mobil Diproses: Dia Buat Cacat Anakku!

Raja Adil Siregar - detikNews
Korban Minta Polisi Penembak Mobil Diproses: Dia Buat Cacat Anakku! Novianti, korban penembakan, di RSUD Sobirin, Lubuklinggau (Raja Adil Siregar/detikcom)
Lubuklinggau - Novianti (35) tak pernah menyangka akan berhadapan dengan peluru. Mobil yang ia tumpangi bersama keluarga ditembaki polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Anaknya juga terluka akibat tembakan itu.

"Aku minta polisi (penembak) diproses. Dia sudah buat cacat anakku, nyawa keluargaku hilang. Juga ada (anggota keluarga) yang terluka," kata Novianti di RSUD Sobirin, Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017).


Novianti menceritakan, saat melintasi razia kendaraan, dia sudah meminta sopir menghentikan mobil. Namun sang sopir, Diki, tetap melajukan kendaraan karena khawatir dicegat. Diki diketahui tak memiliki SIM dan pajak mobil telat.

"Mobil ditembak dari belakang, nggak tahu berapa tembakan. Pokoknya banyak," ungkap Novianti.

Dalam kejadian ini, Surini (54), yang duduk di jok belakang, tewas. Novianti mengalami luka tembak di pundak. Anaknya, Genta Wicaksono (3), terluka di kepala karena rekoset (pantulan) peluru.

Kepolisian memastikan akan memproses kejadian tersebut. Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga menyebut Brigadir K (sebelumnya ditulis Brigpol MG) diperiksa Propam Polda Sumsel. Sanksi ringan hingga berat, seperti pemecatan, menanti jika benar anggota Sabhara tersebut bersalah.
(try/try)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed