DetikNews
Minggu 12 Mar 2017, 09:31 WIB

Pilgub DKI Putaran Kedua

Cerita Anies Soal Singapura yang Maju karena Pendidikan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Cerita Anies Soal Singapura yang Maju karena Pendidikan Anies bertemu warga di Koja / Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersilaturahmi dengan warga di Masjid Jami As-Sholihin, Koja, Jakarta Utara. Dalam sambutannya, dia berbicara akan pentingnya pendidikan untuk kualitas manusia di Jakarta.

Anies yang menggunakan kemeja kokoh putih tiba pukul 08.15 WIB di Jalan Lagoa Terusan Gang III C2 RT 06 RW 03, Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Minggu (12/3/2017). Cagub nomor urut 3 itu kemudian langsung diiring warga melewati sebuah pasar menuju masjid tempat silaturahmi. Dalam perjalanan dia sempat menyapa dan berbincang dengan warga.

Anies bertemu warga di Koja / Anies bertemu warga di Koja / Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


"Bapak ibu sekalian, di masjid saya nggak boleh kampanye, kalau saya kampanye disemprit, kalau kena sempritan nanti diproses. Kalau diproses nanti kena bisa kena sanksi," ujar Anies mengawali sambutanya kepada jemaah masjid.

Anies kemudian menjelaskan proses Pilkada DKI sebagai ikhtiar warga Jakarta. "Ini bukan sekedar Pilkada menang kalah, ini ikhitiar mengubah Jakarta. Pilkada kemarin jangan lihat itu sebagai putaran pertama, lihat saja itu sebagai latihan nyoblos. Nanti di putaran kedua nyoblosnya yang benar," kata Anies.

Mantan Mendikbud itu kemudian berbicara akan pentingnya pendidikan di Ibu Kota. Sebagai kota besar, tingkat pendidikan di Jakarta dikatakannya masih rendah.

"Di Jakarta Utara ini, kalau ada anak SD masuk kelas 40 anak, yang lulus SMA kira-kira berapa? 20. 20 yang lainnya putus sekolah (SMA). Kalau SMA saja putus kira-kira hidupnya bisa lebih sejahtera apa tidak," sebut Anies.

"Ini Jakarta, karena itu umat Islam harus memikirkan pendidikan untuk anak-anak. Syarat kebangkitan umat ada pada kualitas pendidikan anak," sambung Anies.

Anies bertemu warga di Koja / Anies bertemu warga di Koja / Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


Kemajuan umat atau masyarakat dikatakan Anies di tentukan oleh kualitas manusianya. Kualitas manusia dapat diraih dengan pendidikan berkualitas.

"Bapak ibu sekalian, saya ini bukan orang yang belajar pendidikan. Saya kuliahnya ekonomi, justru karena saya belajar ekonomi, saya melihat bangsa maju itu bukan ditentukan karena kekayaan alamnya, tapi kualitas manusianya," imbuhnya.

Anies kemudian mengambil contoh dari negara Singapura. Meski tidak memiliki kekayaan alam, Singapura dapat menjadi negara yang maju karena kualitas manusianya.

"Katanya satu-satunya summber daya alam di Singapura itu manusianya. Airnya saja diimpor dari Malaysia. Tambang nggak ada, minyak nggak ada, kok bisa maju, itu karena pendidikan," pungkasnya.
(nvl/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed