detikNews
Minggu 22 Januari 2017, 14:29 WIB

Dikritik Soal Etika Pemimpin, Begini Aksi Sidak Zumi Zola

Niken Purnamasari - detikNews
Dikritik Soal Etika Pemimpin, Begini Aksi Sidak Zumi Zola Foto: Muhammad Usman/ detikcom
Jakarta - Aksi Gubernur Jambi Zumi Zola saat melakukan sidak ke RSUD Raden Mattaher menjadi bahan perbincangan. Kemendagri menilai apa yang dilakukan Zola berkaitan dengan etika sebagai pemimpin. Seperti apa aksi Zumi Zola saat sidak ke rumah sakit?

Zumi Zola melakukan sidak ke RSUD Raden Mattaher di Jalan Letjen Soeprapto No. 31 Telanaipura, Jambi pada Jumat (20/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat tiba di gedung perawatan kelas III, Zola mendapati tempat perawatan dan dokter berjaga kosong.

Raut mukanya mulai terlihat marah saat itu. Ia diberitahu seseorang untuk menuju kamar yang berada dekat meja jaga. Zola pun langsung menggedor pintu kamar dengan emosi.

Ruang kamar pun dibuka. Terlihat kamar dalam kondisi gelap. Zola masuk dan sempat menendang tempat sampah sambil berteriak. Ia mendapati beberapa pegawai rumah sakit sedang terlelap tidur.

Dikritik Soal Etika Pemimpin, Begini Aksi Sidak Zumi ZolaZumi Zola memarahi petugas. Foto: Muhammad Usman/ detikcom

"Bangun! Keluar! Kerja apa kalian kayak begini," teriak Zumi Zola dengan kencang.

Para pegawai rumah sakit pun terbangun. Mereka nampak ketakutan dan langsung keluar mengikuti perintah Zola.

"Berdiri di sini," tunjuk Zola ke meja penjagaan.

Ada empat pegawai rumah sakit yang berbaris di belakang meja jaga. Mereka nampak menundukkan kepala saat mendengar Zola yang tengah marah.

Dikritik Soal Etika Pemimpin, Begini Aksi Sidak Zumi ZolaFoto: Muhammad Usman/ detikcom


"Yang jaga siapa? Yang jaga mana? Ada tidak?" tanya Zola dengan marah.

"Bisa jawab nggak? Ada yang jaga tidak?" kata dia lagi mengulangi pertanyaan.

Salah seorang pegawai pun menjawab. " Tadi ada pak."

Mendengar respons dari petugas yang tidur saat berjaga tadi, Zola langsung meluapkan kekesalannya. Menurutnya, RS Raden Mattaher sebagai rumah sakit daerah seharusnya dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lainnya yang ada di Jambi.

"Saya sudah mendengar banyak keluhan. Penjaga itu setelah jam 12 (malam) atau setelah jam 12 sudah tidur. Saya nggak bisa membiarkan seperti ini. Sudah berkali-kali. Kemarin kita sudah lepas 25 orang, lebih 50. Saya ingin ada kinerjanya meningkat. Dewan pengawas sudah menilai tidak ada yang meningkat. Lalu pertanggungjawaban kita ke masyarakat bagaimana," kata Zola.



Pegawai yang dimarahi, masih menundukkan kepala. Tanpa ada komentar apapun. Zola pun melanjutkan,"Kalau ini terlalu berat buat kalian, nggak apa-apa. Nggak usah kerja di sini. Pak dokter, tolong ditindak tegas ini yang statusnya PNS, jangan kerja di sini lagi. Pindahkan saja."

Baca Juga: Zumi Zola Marah-marah Saat Sidak, Kemendagri Kritik Soal Etika

Aksi Zumi Zola itu juga mendapat perhatian dari pengunjung rumah sakit. Zola pun belum berhenti meluapkan kekesalan akibat tindakan pegawai rumah sakit yang tertidur saat bertugas.

"Saya tidak suka melakukan hal ini. Tapi saya harus melakukan hal ini karena masyarakat sudah terlalu banyak yang mengeluh. Kinerja rumah sakit ini jelek. Sangat jelek. Padahal ini panduan dari semua rumah sakit pemerintah yang ada di Jambi. Kalian digaji untuk apa," kata Zola.

Usai memarahi pegawai, Zola meminta kepada pihak rumah sakit untuk menindaklanjuti tindakan sanksi. Ia pun meninggalkan meja jaga.
(nkn/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com