DetikNews
Rabu 11 Januari 2017, 18:23 WIB

Ini 3 Perwira Tinggi TNI AU yang Berpeluang Jadi KSAU

Elza Astari Retaduari - detikNews
Ini 3 Perwira Tinggi TNI AU yang Berpeluang Jadi KSAU Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Panglima TNI Gatot Nurmantyo sudah menyerahkan tiga nama calon Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) untuk menggantikan Marsekal Agus Supriatna, yang akan memasuki masa pensiun. Ketiganya berpangkat marsekal madya (marsdya).

Marsekal Agus, yang menjabat sebagai KSAU sejak 2 Januari 2015, akan pensiun pada 28 Januari mendatang. TNI AU memiliki empat marsekal bintang tiga.

Mereka adalah Marsdya Hadi Tjahjanto, yang kini menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan. Lalu Wakil KSAU Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja dan Marsdya Bagus Puruhito yang kini mengemban tugas sebagai Wagub Lemhanas.

Satu marsekal bintang tiga TNI AU lainnya adalah Marsdya FHB Soeslistyo, yang kini menjabat sebagai Kepala Basarnas. Namun Soelistyo tak masuk dalam daftar yang diajukan oleh Mabes TNI.

"Kenapa (Kepala) Basarnas tidak saya ajukan. Karena pensiun bulan depan," ungkap Jenderal Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

Panglima TNI menyatakan tiga marsdya yang diajukan untuk menjadi KSAU memiliki peluang yang sama. Keputusan ada di tangan Presiden Joko Widodo.

"Saya tidak memberikan (siapa yang paling) potensi, itu hak prerogatif Presiden. Saya hanya mengajukan, silakan beliau yang memilih," terang Gatot.

Marsdya Hadi Tjahjanto belum lama diangkat menjadi Irjen Kemenhan. Lulusan AAU angkatan 1986 itu sebelumnya menjadi Sekretaris Militer Presiden Jokowi sejak 2015 hingga 10 Oktober 2016.

Hadi sempat menjadi Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo, pada 2010-2011 dan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada 2015. Nama perwira tinggi dari Korps Penerbang TNI AU tersebut semakin dikenal masyarakat saat mengemban tugas menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) pada 2013-2015.

Perwira tinggi kedua TNI AU yang namanya disetor ke Presiden Jokowi adalah Hadiyan Sumintaatmadja. Sebelum menjadi Wakil KSAU pada 2015, pria asal Salatiga, Jawa Tengah, itu menjabat sebagai Pangkohanudnas sejak tahun 2013.

Hadiyan adalah marsdya paling senior di antara tiga nama yang dikirim ke Jokowi untuk dipilih sebagai KSAU. Lulusan AAU angkatan 1983 tersebut juga datang dari Korps Penerbang.

Sama seperti Hadi, Hadiyan pernah menjadi Sekretaris Militer Presiden pada 2011. Ia juga pernah menjadi Komandan Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, dan Pangkosekhanudnas IV Biak.

Nama terakhir yang dikirim Panglima TNI untuk dipilih sebagai KSAU adalah Marsdya Bagus Puruhito. Lulusan AAU 1984 itu pernah menjadi Ajudan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 hingga 2009.

Sebelum menjadi Wagub Lemhanas pada akhir 2015, pria asal Purwokerto, Jawa Tengah, itu menjabat Wakil KSAU sejak Mei 2014. Bagus juga pernah menjadi Pangkoopsau I, Dankodikau, juga Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sama seperti dua kandidat KSAU lainnya, mantan Asops KSAU ini juga merupakan perwira tinggi TNI AU dari Korps Penerbang. Bambang menjabat sebagai Wagub Lemhanas. sejak 9 November 2015 hingga saat ini.

Lalu kapan KSAU baru akan dilantik?

"Tergantung Presiden, (tunggu) keppres. Semua diajukan sama," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.


(elz/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed