DetikNews
Selasa 15 November 2016, 18:10 WIB

Dinamika Pilgub DKI

Agus Siapkan Bantuan Langsung Sementara untuk Tingkatkan Daya Beli Warga

Andhika Prasetia - detikNews
Agus Siapkan Bantuan Langsung Sementara untuk Tingkatkan Daya Beli Warga Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono memaparkan permasalahan di sejumlah pasar tradisional di Jakarta. AHY, sapaan akrab Agus, mengatakan bahwa permasalahan utama saat ini adalah rendahnya daya beli masyarakat.

"Saya pikir secara umum di pasar hampir sama, bahwa harganya semakin terjangkau lebih banyak pembeli, permasalahan sekarang kan daya beli. Perlu melakukan upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat," ujar Agus di sela blusukan di RW 1 Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/11/2016).

Hal itu disampaikan Agus setelah blusukan di Pasar Anyar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Menurutnya masyarakat yang miskin perlu diberikan Bantuan Langsung Sementara (BLS) untuk meningkatkan daya beli di pasar.

"Mereka yang sangat miskin sulit membeli sesuatu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari perlu dibantu sementara, temporer sampai dia bisa berdiri tegak sampai keluar dari garis kemiskinan," paparnya.

"Kalau masyarakat yang daya belinya sangat rendah, di bawah garis kemiskinan, tentunya mereka sangat sulit bisa membeli sesuatu, membeli kebutuhan keseharian saja sulit," sambungnya.

Oleh sebab itu masyarakat yang berada di garis kemiskinan perlu disokong oleh BLS. Agus juga berharap BLS dapat menggerakkan perekonomian rakyat.

"Maka dari itu perlu mereka disupport BLS temporer sampai mereka berdiri tegak dan keluar dari garis kemiskinan. Selain itu efeknya menggerakkan perekonomian rakyat," tutur Agus.

Sebelumnya, Agus mengemukakan program-programnya saat berpidato politik di hadapan seribuan pendukungnya. Dia menjanjikan bantuan senilai triliunan rupiah untuk warga Ibu Kota.

Salah satunya adalah BLS yang jumlahnya Rp 650 miliar per tahun. Bila dikalkulasi, maka setiap keluarga miskin akan mendapat BLS sebesar 5 juta per tahun, atau sekitar Rp 400 ribu per bulan. Dia menyebut ada 384 ribu warga miskin atau 128 ribu keluarga miskin di Ibu Kota. Mereka inilah yang akan mendapatkan BLS, bantuan yang bersifat tunai.

"Saya ulangi, besar BLS per keluarga miskin adalah Rp 5 juta per tahun, atau lebih dari Rp 400 ribu rupiah per bulan," kata Agus saat berpidato di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (13/11).
(dkp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed