DetikNews
Sabtu 29 Oktober 2016, 16:41 WIB

2 Arti Atambua bagi Menhub, Landasan Bandara akan Diperpanjang Jadi 2.000 Meter

Jabbar Ramdhani - detikNews
2 Arti Atambua bagi Menhub, Landasan Bandara akan Diperpanjang Jadi 2.000 Meter Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Atambua - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah mengunjungi Pelabuhan Tenau. Acara kunjungan kerja dilanjutkan ke Bandara AA Bere Talo Atambua di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menhub Budi memandang Atambua dalam dua hal. Atambua dianggap penting karena berada di perbatasan dengan negara tetangga. Sebagai bagian terluar dari Indonesia, kemakmuran masyarakat harus dipikirkan.

"Atambua ini ada 2 arti. Arti pertama, Atambua sebagai perbatasan dengan tetangga kita Timor Timur. Kita punya keharusan untuk jaga kemakmuran masyarakat di sekitar Atambua dengan baik," kata Budi di Kupang, NTT, Sabtu (29/10/2016).

Ia menambahkan, arti kedua ialah Atambua dengan panorama alamnya dapat menjadi destinasi pariwisata. Dalam hal itu, ia berharap hidupnya sektor pariwisata di Atambua dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat.

Budi mengatakan, hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan konektifitas di Atambua. Ia berencana akan menambah panjang landasan di Bandara AA Bere Talo Atambua sehingga pesawat dengan ukuran sedang dapat masuk ke dalamnya.

"Karena kemakmuran yang baik akan jadikan benteng bagi negara kita. Untuk mencapai kemakmuran itu, salah satunya ialah konektifitas. Bandaranya, panjangnya baru 1.450 meter. Kita inginkan jadi 2.000 meter. Jadi pesawat Boeing 737 bisa jalan," tutur Budi.

Budi mengatakan saat ini pembebasan lahan sudah dilakukan. Maka langkah selanjutnya setelah penambahan panjang landasan adalah mengurusi Bukit Fohomean Salala yang ada di ujung landasan. Penambahan ini akan dilakukan pada 2017 nanti.

"Atambua dan Labuan Bajo memang harus kita perhatikan. Pelabuhan juga harus jadi perhatian. Pelabuhan saat ini kondisinya terlalu dangkal. Jadi akan diperdalam. Agar kapal lebih besar bisa lewat. Kalau pelabuhan dan bandara sudah bagus, movement logistik bagus. Maka bisa memancing orang Timor ke sana," ujarnya.

Ketika tiba di Bandara AA Bere Talo Atambua, rombongan disambut oleh Ketua Komisi V DPR RI dari Gerindra Fery Djemi Francis. Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua DPRD Belu Januria Awal De Berek, Wakapolres, Wakil Bupati Belu, Kajari Belu dan Dansatgas Pamtas RI-Republik Demokratik Timor Leste.
(jbr/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed