detikNews
Senin 01 Agustus 2016, 14:25 WIB

Menhub Budi Karya Panggil Lion Air Besok, Minta Klarifikasi Delay Massal

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Menhub Budi Karya Panggil Lion Air Besok, Minta Klarifikasi Delay Massal Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Hasan Alhabshy/detikFoto)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah mendapatkan laporan awal terkait kejadian delay parah 5 pesawat Lion Air di Bandara Soerkarno Hatta. Menhub akan memanggil pihak Lion Air untuk dimintai klarifikasi penyebab delay.

"Terkait kejadian Lion Air tentunya kita sebagai regulator mohon maaf atas kejadian itu, ya memang ada beberapa sebab terjadinya keterlambatan itu dan mungkin kita akan diskusi besok dengan Lion Air dan kita juga mengundang beberapa pihak yang berhubungan dengan kejadian itu," kata Menhub Budi Karya di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2016).

Budi menyebut, laporan awal yang masuk ke dia, salah satu penyebab delay adalah adanya perbaikan runway di bandara Juanda, Surabaya. Oleh karena itu, Menhub juga akan meminta klarifikasi dari pihak AP 1 sebagai pengelola bandara.

(Baca juga: Lion Air Siap Penuhi Panggilan Menhub Soal Delay Parah)

"Laporan sementara itu ada penutupan runway di Surabaya, karena ada perbaikan daripada runway mulai jam 22.00 WIB. Jadi memang jam 22.00-24.00 WIB itu kan masih favorit sebenarnya, nah itu kita mau diskusikan dengan AP 1 bagaimana kita mau memanage ruang udara atau landasan itu bisa dipakai lebih banyak," jelasnya.

Kejadian delay massal sudah berulang kali terjadi pada maskapai Lion Air. Lalu bisakah Kemenhub menjatuhkan sanksi bagi Lion Air atas kualitas pelayanannya selama ini?

"Kita coba, saya mau melihat dulu permasalahannya di mana. Permasalahan itu ada di Lion, di operator, di otoritas atau di Dephub gitu ya. Nanti baru kita bicara tentang segala sesuatu termasuk tindakannya apa," tutur Budi.
(kha/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com