DetikNews
Minggu 01 Mei 2016, 15:56 WIB

Jelang Pilgub DKI

Dijemput Mega ke Jakarta? Risma: Ndak

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Dijemput Mega ke Jakarta? Risma: Ndak Foto: Megawati dan Risma di Taman Harmoni (Imam Wahyudiyanta/detikcom)
Jakarta - Kemesraan antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pagi ini di sebuah taman di kota pahlawan memunculkan spekulasi politik. Apakah benar Megawati tengah mengirim sinyal bakal 'menjemput' Risma ke Pilgub DKI?

Kemesraan antara Mega dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hari ini memang jadi perhatian banyak orang.  Sejak Minggu (1/5/2016) pagi, Risma mengajak Megawati ke Taman Harmoni, Kawasan Keputih, Sukolilo, Surabaya. Keduanya melihat-lihat taman dengan suasana penuh keakraban. Sambil melihat-lihat isi taman yang terdiri dari bunga dan tanaman,.

Yang membuat spekulasi Mega 'menjemput' Risma semakin kuat karena dalam kunjungan ini Mega tak sendirian. Ia didampingi anaknya, Prananda Prabowo, yang juga merupakan ketua situation room yang bertugas memonitor semua perkembangan isu terkini di PDIP. Sebelum Mega mendukung pencapresan Jokowi di Pilpres 2014 silam, Prananda juga kerap mendampingi keduanya.

Hari ini Risma sengaja mengajak Mega ke Taman Harmoni karena Mega ternyata suka dengan tanaman.  Sembari tersenyum, Mega pun mengapresiasi banyaknya taman yang dibangun Pemkot Surabaya. Taman dinilai Mega menjadi hiburan bagi masyarakat. Dengan taman, masyarakat tak perlu mencari hiburan ke tempat yang jauh dan mahal.

"Yang paling penting masyarakat butuh tempat untuk rekreasi. Sebuah taman itu sebenarnya tempat rekreasi yang paling murah meriah. Rekreasi bukan harus selalu mewah," kata Mega sembari tersenyum.

Lalu apakah pujian dan senyuman Mega untuk Risma ini adalah sebuah sinyal Mega akan menjemput Risma ke Pilgub DKI seperti isu yang semakin santer? Pertanyaan ini sempat dilontarkan langsung kepada Mega yang tengah berjalan beriringan dengan Risma di taman.

Saat pertanyaan ini disampaikan, Mega terdiam tanpa kata-kata, roman mukanya juga biasa saja sembari terus berjalan. Namun justru Risma yang menjawab. "Ndak…ndak…ndak," kata Risma.

Pertanyaan besar itu sebenarnya muncul karena sampai kini PDIP belum menentukan siapa yang bakal diusung di Pilgub DKI. Meski PDIP DKI Jakarta melakukan penjaringan cagub DKI, namun demikian sejumlah elite PDIP menuturkan keputusan akhir soal cagub DKI dari PDIP ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Nama Risma adalah salah satu yang digosipkan bakal diberi mandat di last minutes untuk maju Pilgub DKI.

Risma memang pernah menuturkan dirinya tak berminat maju Pilgub DKI dan ingin fokus membangun Surabaya. Namun semakin Risma membantah semakin kuat isunya. Sejumlah elite PDIP bahkan menegaskan manakala Megawati membuat surat perintah untuk Risma maju Pilgub  DKI maka perintah itu tak dapat ditolak.

Apakah penolakan Risma ini seperti kata 'nggak mikir' yang akhirnya mengantar Jokowi ke kursi RI 1?
(van/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed