DetikNews
Selasa 05 April 2016, 17:10 WIB

Kisah Anjing yang Dituduh 'Ngepet' di Bekasi

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Kisah Anjing yang Dituduh Ngepet di Bekasi Strong di dalam kandang (Foto: Nugroho Tri Laksono)
Jakarta - Warga Kampung Bulak, Kelurahan Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi dihebohkan oleh seekor anjing. Warga setempat meyakini anjing tersebut merupakan anjing 'siluman' yang berteman dengan seekor babi ngepet.

Salah seorang warga, Mahfudin (35) mengatakan, anjing tersebut ditangkap oleh warga yang tengah melakukan ronda malam pada akhir pekan lalu.

"Pas warga lagi ronda, katanya sih melihat anjing sama babi ngepet beriringan jalan sekitar kampung, saya juga nggak tau kejadian persisnya," ujar Mahfudin kepada detikcom di lokasi, Selasa (5/4/2016)

Mahfudin menceritakan, saat ditangkap anjing tersebut tengah berjalan mengelilingi kampung bersama dengan seekor babi pada Sabtu (2/4). Warga pun berusaha untuk menangkap keduanya, namun hanya anjing yang tertangkap, sementara seekor hewan yang diduga babi 'ngepet' lolos dari kepungan warga.

"Kurang lebih sudah 2 bulanan banyak warga yang kehilangan uang, makanya warga sering ronda, mata anjing itu beda sama biasanya, mirip kayak mata manusia," jelas Mahfudin.

Strong dievakuasi (foto: Nugroho)


Anjing malang tersebut pun diikat di sebuah pohon dengan kondisi kaki terluka dan menjadi tontonan warga. Warga terus berdatangan untuk melihat keadaan anjing tersebut.

Sejumlah orang hingga komunitas pecinta hewan yang datang ke lokasi untuk mengadopsinya justru dituduh oleh warga merupakan pemilik pesugihan anjing tersebut.

"Setahu saya orang sini nggak ada yang punya anjing itu, banyak yang datang ke sini buat ambil anjingnya tapi nggak dibolehin sama warga," tutur mahfudin.

Sementara, Kapolsek Pondok Gede, Kompol Sukadi, mengatakan anjing tersebut dievakuasi ke kantor polisi pada Selasa pagi. Polisi sempat meminjamkan kembali anjing itu ke warga karena penasaran dan akan digunakan sebagai pemancing babi ngepet yang kabur itu.

"Anjing kita pinjamkan lagi ke lokasi, karena permintaan warga yang masih penasaran dan sesuai kesepakatan kita dengan warga," ujar Sukadi di halaman Mapolsek Pondok Gede saat memberikan penjelasan kepada komunitas pecinta hewan Senin malam (4/4/2016).

Strong dievakuasi (foto: Nugroho)


Tak juga terbukti anjing siluman, akhirnya polisi membawa kembali anjing tersebut pagi harinya dan memberikan kepada pecinta hewan untuk dipelihara dan dirawat. Kini, anjing yang dinamai Strong itu akan memulai hidup baru di penampungan.

Maria Muslimatul Aini, salah seorang pecinta hewan menceritakan kronologi detail kejadian tersebut di laman facebook-nya. Dia juga memberikan informasi terkini soal kondisi terakhir Strong yang kakinya patah dan harus memakai pelat.

"Ada dugaan syaraf kaki nya strong putus. Dan jk memang syarafnya putus maka dng sangat terpaksa kaki strong harus di amputasi. Mohon doa nya ya...." tulis Maria. (baca informasi lengkap dari Maria di sini)


(mad/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed