DetikNews
Rabu 30 Maret 2016, 16:14 WIB

Relawan Jakarta ini Dideklarasikan untuk Lawan Ahok, Dukung Yusril Dkk

Yulida Medistiara, - detikNews
Relawan Jakarta ini Dideklarasikan untuk Lawan Ahok, Dukung Yusril Dkk Foto: Yulida/detikcom
Jakarta - Tim Advokasi Jakarta Bergerak mendeklarasikan diri untuk tidak mendukung Ahok di Pilgub DKI 2017. Tim Advokasi ini menyebut akan mendukung calon lainnya seperti Yusril Ihza, Sandiaga Uno, Ahmad Dhani yang dinilai lebih baik.

"Sekarang sudah beredar banyak nama ada Yusril, ada Dhani, ada Sandiaga Uno, dari otaknya di atas Ahok dan wajahnya juga di atas Ahok. Jadi jangan di sini tidak kekurangan kader dan pemimpin. Kami mendeklarasikan siapaun asal jangan Ahok," kata salah satu inisiator Tim Advokasi Jakarta Bergerak, Habiburokhman, di Jl Hos Cokroaminoto, Rabu (30/3/2016).

Deklarasi ini dihadiri beberapa advokat, kordinator tim advokasi Sufmi Dasco dan bakal calon gubernur Ahmad Dhani. Dasco memecahkan kendi ke relawan lainnya sebagai simbolik saat deklarasi.

"Secara simbolik saya memecahkan kendi. Mencari pemimpin itu pakai kepala bukan pakai mulut," kata Kordinator Tim Advokasi Jakarta Bergerak, Sufmi Dasco.

Ia menyebut beberapa isu fitnah dan rasisme jangan menyebar menjelang Pilkada DKI. Dasco menyebut telah ada 213 advokat yang menyatakan bergabung dalam tim advokasi ini.

"Jangan ada pihak-pihak yang melontarkan kebencian, iri hati dan caci maki, tapi jangan juga rakyat ditakut-takuti menyampaikan kritik dan kebenaran tentang jalannya pemerintahan DKI selama ini," kata Habiburokhman.

Hal itu ia sampaikan karena ada salah satu ibu-ibu yang disebut Ahok sebagai maling karena diduga akan mencairkan dana KJP. Dasco mencontohkan relawan ini juga akan membantu mengadvokasi masyarakat yang terkena dampak kebijakan pemerintah. Pihaknya menyediakan posko pengaduan di Bendungan Hilir, Jl Danau Toba No 50.

"Kawan-kawan akan membantu mengadvokasi rakyat yang kemudian terkena dampak daripada kebijakan pemerintah DKI," jelas Dasco.

Dalam deklarasi itu disinggung juga soal dugaan Ahok terlibat perkara dugaan korupsi pengadaan lahan Rs Sumber Waras. Relawan itu menyebut akan mendorong KPK menuntaskan kasus yang mandek. Ahmad Dhani kemudian mengeluarkan rompi oranya yang bertuliskan Tahanan KaPeKa.

"Kemudian ada sebagian tim advokasi Jakarta bergerak yang akan membantu insititusi hukum untuk membantu kelengkapan dua alat bukti KPK. Sudah mulai bekerja mereka lebih dari 200an advokat, caranya rahasia," tutup Dasco.
(dra/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed