DetikNews
Minggu 06 Maret 2016, 17:42 WIB

Ini Cerita Penyelam Lanal Banyuwangi Evakuasi Korban KMP Rafelia II

Ardian Fanani - detikNews
Ini Cerita Penyelam Lanal Banyuwangi Evakuasi Korban KMP Rafelia II Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Tak merasa kedinginan meski berjam-jam di dalam laut. Salah satu tim penyelam dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi tak kenal lelah, menyisir beberapa lokasi kapal yang tenggelam 19 meter di bawah permukaan air laut.

Tak hanya itu, mereka juga harus menahan arus kencang, yang tiba-tiba datang saat mereka melakukan penyelaman. Selain itu, jarak pandang yang minim lantaran kapal terbalik, juga menjadi kendala yang berarti.

Ardian Fanani/detikcom


"Arus kencang menjadi kendala. Untuk penyelaman sudah biasa," ujar Muhammad Rofik, salah satu penyelam binaan Lanal Banyuwangi, kepada detikcom, Minggu (6/3/2016).

Rofik mengaku, hal tersulit adalah saat pertama kali melakukan penyelaman. Bersama rekannya, Rofik membawa tali sebagai tanda lokasi kapal dan sebagai alat bantu penyelam lain menuju lokasi.

"Itu yang paling berat. Membawa tali dan kebawa arus. Alhamdulillah lancar dan sampai saat ini talinya masih digunakan penyelam lain," ujarnya.

Ardian Fanani/detikcom


Saat menemukan mayat korban, Rofik mengaku tak ada kesulitan yang berarti. Sebab saat naik ke atas permukaan air laut, penyelam lebih mudah dibandingkan turun menuju kapal yang tenggelam.

"Kalau naik lebih mudah dibandingkan turun. Meski kita bawa mayat. Cuma untuk mayat yang terakhir harus hati-hati. Khawatir bagian tubuhnya putus atau copot," pungkasnya.

Tak hanya tim penyelam yang ikut dalam penyelaman tersebut. Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan turut serta melakukan penyelaman.

Ardian Fanani/detikcom


"Penyelaman dilakukan bergantian. Setiap beberapa jam harus ganti. Ini disesuaikan dengan tabung oksigen dan ketahanan kondisi tubuh penyelam," ujarnya.

Tim penyelam dari Lanal Banyuwangi diterjunkan sejak pertama kali dikabarkan KMP Rafelia II tenggelam. Sebanyak 6 anggota TNI AL dan 13 personel penyelam binaan Lanal Banyuwangi berjibaku dengan arus untuk menandai kapal dengan pelampung warna oranye.


(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed