detikNews
Rabu 10 Februari 2016, 18:32 WIB

Ide Anggota DPR Dapat Paspor Hitam Berasal dari Setya Novanto

Indah Mutiara Kami - detikNews
Ide Anggota DPR Dapat Paspor Hitam Berasal dari Setya Novanto Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Wacana paspor diplomatik atau paspor hitam untuk anggota DPR sebenarnya bukan ide baru. Hal ini sudah pernah disampaikan oleh Setya Novanto saat masih menjabat sebagai Ketua DPR.

"Wacana paspor diplomatik untuk anggota DPR itu ide dari Pak Novanto saat jadi ketua DPR," kata anggota Komisi I Tantowi Yahya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2016).

Tantowi yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I mengatakan bahwa pembahasan soal paspor hitam itu tidak begitu lancar. Kementerian Luar Negeri tidak langsung memberi lampu hijau.

"Pembahasan berlanut dengan Menlu, tidak begitu lancar. Kemlu perlu mendalami apa anggota 560 memang sudah waktunya pegang paspor diplomatik," ujar politikus Golkar ini.

Bila melihat ke belakang, ide paspor diplomatik untuk anggota DPR itu pertama dikemukakan Novanto dalam pidato pembukaan masa sidang pada Maret 2015. Dia menyebutnya sebagai kabar gembira.

"Ini kabar gembira. Tidak hanya pimpinan dewan saja yang hanya mendapatkan paspor diplomatik, melainkan juga anggota dewan yang sedang diurusi. Ini sejarah baru," kata Novanto dalam pidatonya, di sidang paripurna pembuka masa sidang ketiga, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/3/2015).

Alasannya, DPR memiliki peran instrumental mendukung misi pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri. Dengan adanya paspor diplomatik, komunikasi politik anggota dewan memiliki dampak positif buat kebaikan untuk hubungan antarbangsa.

"Ini untuk menerbitkan paspor diplomatik bagi para anggota DPR guna memfasilitasi tugas dan misi diplomatik para anggota," sebutnya.
(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com