DetikNews
Sabtu 16 Januari 2016, 10:58 WIB

Teror Bom Thamrin

Jokowi ke Lokasi Bom Tanpa Rompi Antipeluru Membuat Warga Tak Takut Teror

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jokowi ke Lokasi Bom Tanpa Rompi Antipeluru Membuat Warga Tak Takut Teror Foto: Setpres/Cahyo
Jakarta - Masyarakat Indonesia kompak menyerukan ketidaktakutannya terhadap teroris hanya beberapa jam setelah peristiwa pengeboman di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Hal itu disebabkan oleh psikologis masyarakat di Indonesia yang lebih cepat pulih ketimbang di negara-negara lain yang juga di teror.

"Dibandingkan Paris effect, kegalauan orang pasca Paris effect itu kan tinggi ketakutannya. Tetapi masyarakat kita begitu saja langsung pulih," kata Direktur PPIM Universitas Islam Negeri Ali Muhannif dalam diskusi 'Mengapa Teror Jakarta Gagal Meneror Kita?' di Gado-gado Boplo, Jl Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Menurut Ali hal itu karena kepercayaan tinggi masyarakat kepada pemerintah dan aparat untuk mengatasi kasus seperti ini. Bahkan beberapa saat setelah kejadian, Presiden Jokowi langsung datang ke lokasi.

"Bahkan Presiden Jokowi, menteri-menteri ke lokasi tanpa dilengkapi rompi anti peluru. Ini yang kemudian membuat masyarakat tidak takut. Efek psikologisnya sangat tinggi," imbuh Ali.

Sementara itu di Paris, masyarakatnya begitu percaya dengan kekuatan intelijen dan aparatnya. Tetapi rupanya masih juga ada peristiwa penyerangan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dan luka-luka.

Ketua Populi Center Nico Harjanto sepakat dengan pernyataan itu. Dia yakin kepercayaan masyarakat Indonesia lebih cepat pulih.
(bpn/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed