DetikNews
Selasa 08 Desember 2015, 20:59 WIB

Ahok Soroti Rusun Pengap yang Disebut Bisa Cegah Bunuh Diri

Danu Damarjati - detikNews
Ahok Soroti Rusun Pengap yang Disebut Bisa Cegah Bunuh Diri Foto: Gubernur Ahok dan Wagub Djarot (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalin perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam kesempatan ini, Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) menyoroti rusun-rusun yang tertutup rapat yang disebut untuk mencegah orang bunuh diri.

"Jendela rusun kita ditutup rapat, pengap, alasannya biar tidak bunuh diri," ungkap Ahok dalam sambutan kerja sama itu di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Hadir dalam penandatangan kerja sama itu, hadir Staf Ahli Kementerian PUPR Bidang Hubungan Antar Lembaga Mirna Amin. Ahok melanjutkan, seharusnya rusun-rusun tak perlu ditutup rapat seperti itu.

"Saya kira kalau bunuh diri (bila memang orang berniat demikian), di Monas juga bisa," protes Ahok terhadap kondisi rusun yang jendela-jendelanya ditutup hingga menimbulkan kepengapan.

Ahok ingin semua penduduk rusun menikmati fasilitas dan hidup nyaman. Sirkulasi udara harus dibiarkan bersih, tak perlu ditutup-tutup kelewat rapat hanya gara-gara takut ada orang bunuh diri.

"Jangan sampai ketakutan ini membuat suasana tidak baik," kata Ahok.

Soal perjanjian kerja sama, Kementerian PUPR akan bekerja sama dengan Pemprov DKI membangun rusun di Pasar Rumput, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Rusun tersebut diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang terkena relokasi di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. Kerja sama yang dijalin ini direncanakan sampai lima tahun ke depan.

"Mudah-mudahan bisa menyelesaikan persoalan di sepanjang Sungai Ciliwung," kata Mirna.

Mirna menjelaskan, biaya untuk membangun rusun di Pasar Rumput sebesar Rp 950 miliar. Rusun itu akan dibangun 25 lantai, dua tower, di atas lahan 120 ribu meter persegi. Kementerian PUPR bekerjasama membangun Rusun Pasar Minggu nantinya.
(dnu/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed