DetikNews
Senin 30 November 2015, 19:50 WIB

Sempat Alot, Polresta Pekanbaru Akhirnya Berhasil Pulangkan Massa HMI

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Sempat Alot, Polresta Pekanbaru Akhirnya Berhasil Pulangkan Massa HMI Massa HMI dipulangkan dari Pekanbaru,Senin (30/11/2015). Foto: Chaidir Tanjung/detikcom
Pekanbaru - Polresta Pekanbaru akhirnya berhasil memulangkan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Hari ini ada 10 bus yang mengangkut massa HMI ke Jakarta.

Sempat terjadi penolakan saat pemulangan massa HMI, Senin (30/11/2015). Mereka sempat menolak karena ada 8 orang rekan mereka yang masih ditahan atas kepemilikan senjata tajam. Ada 10 unit bus yang membawa sekitar 400 orang anggota HMI asal Makassar.

"Alhamdulilah, pemulangan berjalan lancar. Malah belakangan yang awalnya tadi menolak untuk dipulangkan, minta dipulangkan hari ini juga," kata Waka Polresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono kepada detikcom.

Putu menjelaskan, 10 unit bus tersebut akan membawa rombongan HMI sampai di Jakarta. Dari sana, nantinya massa HMI asal Indonesia Timur ini akan diangkut dengan kapal.

"Sekarang kita lagi mencari 12 bus lagi. Karena massa yang awalnya menolak pulang, akhirnya minta dipulangkan hari ini juga agar mereka tetap pulang bersama," kata Putut.

Kini pihak kepolisian, lagi mengusakan untuk mengadakan 12 unit bus. Dana pemulangan ditanggung pihak Polresta Pekanbaru.

"Kita lagi berusaha untuk mencarikan bus agar mereka bisa segera pulang. Walau sempat ada penolakan tadi, tapi akhirnya berjalan lancar," kata Putut.

Diberitakan sebelumnya, massa HMI saat tiba di Pekanbaru pada 21 November 2015 malam,  langsung membuat keonaran. Mereka memblokir Jalan Sudirman di depan arena kongres di gedung Gelanggang Remaja.

Mahasiswa asal Indonesia Timur itu marah karena panitia tidak mengakomodasi mereka. Kebrutalan mereka tunjukan dengan menghancurkan kaca-kaca gedung Gelanggang Remaja.

Sesama massa HMI terjadi perkelahian. Satu orang panitia terkena busur anak panah yang harus menjalani operasi.

Pihak kepolisian sempat melakukan sweeping. Hasilnya, polisi menyita puluhan senjata tajam yang dibawa mahasiswa. Belakangan, 8 orang anggota HMI asal Makassar dijadikan tersangka atas kepemilikan senjata tajam.

Prilaku tak terpuji terus ditunjukan massa HMI ini selama kongres berlangsung. Mereka yang saban hari diberi makan nasi bungkus oleh pihak kepolisian, malah merusak mobil dinas polisi.


(cha/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed