detikNews
Sabtu 23 Mei 2015, 20:42 WIB

Kesaksian Penumpang KA Bangunkarta Sebelum Tabrakan Kereta Terjadi

Prins David Saut - detikNews
Kesaksian Penumpang KA Bangunkarta Sebelum Tabrakan Kereta Terjadi
Jakarta - Seorang penumpang Kereta eksekutif Bangunkarta merasa kereta yang ditumpangi berhenti di Stasiun Cirebon terlalu lama. Begitu melanjutkan perjalanan, kereta tersebut kemudian menabrak kereta barang.

"Kita waktu di Cirebon itu berhentinya lama, di sana bilang ada pergantian apa, saya nggak paham. Biasanya 5 menit habis rokok itu jalan," kata penumpang bernama Febry tersebut kepada detikcom, Sabtu (23/5/2015).

Febry menambahkan, ketika kereta ke arah Surabaya dari Jakarta itu melewati Stasiun Waruduwur, tiba-tiba saja bunyi keras memekakan telinga penumpang. Lalu, Febry yang menumpang di gerbong satu itu bersama penumpang lainnya mencium bau solar setelah suara keras terdengar sebanyak 3 kali.

"Ketika mau sampai di Stasiun Waruduwur itu tahu-tahu ada suara keras. Saya pikir kereta mengerem tapi ini 3 kali suara keras, lalu lampu gerbong mati," ujar Febry.

"Di depan gerbong satu itu lokomotif dan gerbong genset, itu sudah terjungkal dari rel. Bau solar menyengat, kita panik dan penumpang lain mulai pecahin kaca untuk evakuasi," tambahnya.

Para penumpang, khususnya di gerbong satu, dua dan tiga yang miring, langsung keluar dari pintu dan kaca yang berhasil dipecahkan. Walau begitu, Febry mengaku tak melihat sosok masinis kereta yang ia tumpangi.

"Dari tadi itu masinisnya saya tidak lihat. Tidak ada yang mengaku melihat, saya sudah cari tapi tidak ada. Yang saya tahu ada korban dibawa," ucap Febry.

Kini Febry dan penumpang lainnya menunggu kepastian dari PT KAI terkait kelanjutan perjalanan mereka. Pihak kepolisian dan petugas PT KAI dari Stasiun Cirebon telah berada di lokasi kejadian.

"Kita cuma didata saja tiketnya," imbuh Febry.




(Prins David Saut/Indra Subagja)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com