DetikNews
Senin 27 April 2015, 17:10 WIB

Gempa 7,9 SR Di Nepal

Cerita Sapta Hudaya Soal Runtuhan Es Akibat Gempa 7,9 SR di Annapurna

Rachmadin Ismail - detikNews
Cerita Sapta Hudaya Soal Runtuhan Es Akibat Gempa 7,9 SR di Annapurna
Jakarta - Sapta Hudaya (28), fotografer yang sedang berada di Annapurna, Nepal, ketika gempa 7,9 skala richter (SR) terjadi, dipastikan selamat. Lewat akun Facebook, dia bercerita soal momen tragis tersebut.

Bersama Tessi Ananditya (28), Sapta sedang trekking di Thorung High Camp, Annapurna Circuit, Himalayan Range, pada Sabtu (25/4) lalu. Waktu gempa besar terjadi, di sana pukul 11.00 pagi dan disusul kedua sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

"Kita merasakan getaran dan melihat runtuhan es dari gunung sekitar jam 11 pagi waktu Nepal disusul gempa kedua sekitar jam 12," kata Sapta dalam akun Facebook-nya, Senin (27/4/2015).

Menurut Sapta, setelah gempa mereka melewati Thorung La Pass, lalu tiba di kota Muktinath dengan kondisi tidak ada listrik dan jaringan telepon. Namun ponsel rekannya, Tessi, dapat berfungsi dan segera mengabarkan ke keluarga dan teman.

"Kita juga belum ke daerah yang terkena dampak gempa. Kemungkinan kita berada di Pokhara dalam 2 hari perjalanan lagi dari Muktinath," tulis Sapta.

Sapta dan Tessi adalah pecinta fotografi yang berada di Nepal sejak awal April lalu. Menurut sahabatnya, Fikir, mereka baru saja melakukan pameran foto dan berencana kembali ke Indonesia akhir April ini.


(mad/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed