detikNews
Kamis 19 Februari 2015, 11:00 WIB

Sultan Ternate Meninggal Dunia, Irman Gusman: Kita Sangat Kehilangan

- detikNews
Sultan Ternate Meninggal Dunia, Irman Gusman: Kita Sangat Kehilangan
Jakarta - Jenazah Sultan Ternate Mudaffar Sjah diberangkatkan dari RS Pondok Indah (RSPI) untuk dibawa ke Ternate. Suasana haru menyelimuti kepergian anggota DPD RI Asal Maluku Utara itu.

Jenazah Mudaffar tampak dibawa ambulans keluar dari RSPI, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2015) sekitar pukul 10.07 WIB. Isak tangis keluarga dan kerabat menyelimuti lokasi. Almarhum akan dibawa ke Ternate untuk disemayamkan.

Ada sekitar 100-an orang keluarga dan kerabat Mudaffar di RSPI. Di lokasi juga tampak Ketua DPD RI Irman Gusman dan para anggota DPD lainnya.

Kata Irman, dirinya atas nama Ketua DPD dan seluruh anggota DPD mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Mudaffar. Sultan Ternate itu menurutnya adalah seorang tokoh senior yang banyak berkontribusi.

"Kami merasa kehilangan sekali, karena selama beliau menjadi anggota DPD 2009-2014, beliau ini sangat aktif dalam berbagai kegiatan kenegaraan. Jadi beliau ini orang yang sudah berpengalaman. Walaupun beliau seorang sultan, tapi beliau orang yang sangat bersahaja, sangat komunikatif. Dan beliau ini selalu memberikan kegembiraan kalau lagi berbicara," kata Irman kepada wartawan di lokasi.

Kata Irman, Mudaffar adalah sosok yang mampu mencairkan suasana. Meski almarhum seorang sultan Ternate, namun sosoknya nasionalis yang selalu tunduk pada apapun yang menjadi keputusan bangsa.

"Kita tahu Ternate kan kesultanan yang besar ya, tapi beliau sebagai anggota dewan tidak menempatkan dirinya sebagaimana seorang sultan, tapi lebih sebagai seorang negarawan, seorang tokoh, yang tentu kami kehilangan sekali. Mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Allah SWT. Karena beliau ini jadi anggota dewan di DPRD maupun DPD sudah lama sekali, sejak tahun 87," jelas Irman.

Irman menyebut banyak kenangan dirinya dengan Mudaffar yang meninggal dalam usia 80 tahun itu. Sang sultan Ternate dianggapnya sosok yang selalu jadi panutan bagi kaum muda.

"Waktu kemarin, paling berkesan tentu saat beliau menjadi ketua sidang MPR ya, yang tertua, meskipun beliau dalam keadaan sakit. Paling tua kan beliau. Itu harus menjadi contoh bagi politisi-politisi muda, dedikasi beliau tinggi sekali. Waktu dipapah saja beliau masih mau, walaupun tak bisa melafazkan kata-kata, tapi menunjukkan beliau ingin. Sejak itu kesehatannya langsung merosot ya sejak bulan Oktober itu," imbuh Irman.



  • Sultan Ternate Meninggal Dunia, Irman Gusman: Kita Sangat Kehilangan
  • Sultan Ternate Meninggal Dunia, Irman Gusman: Kita Sangat Kehilangan

(bar/ndr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com