DetikNews
Senin 09 Februari 2015, 20:48 WIB

Malam Hari, Pemadaman Listrik Akibat Banjir di Jakarta Makin Parah

- detikNews
Malam Hari, Pemadaman Listrik Akibat Banjir di Jakarta Makin Parah
Jakarta - Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan Tangerang, akibat hujan yang terus terjadi sehingga membuat PLN harus memadamkan listrik ke pelanggan. Hingga malam ini, wilayah yang mengalami mati lampu makin meluas, karena banyak gardu yang dimatikan.

Hingga pukul 19.30 WIB (9/2) sebanyak 469 gardu distribusi dipadamkan dari total 17.000 gardu distribusi di Jakarta dan Tangerang. Padahal pada sore tadi sekitar pukul 15.35 WIB, jumlah gardu distribusi yang dipadamkan hanya 428 gardu.

Sebaran wilayah yang terkena dampak pemadaman yaitu Area Marunda, Cikupa, Kebon Jeruk, Bandengan, Cengkareng, Teluk Naga, Tanjung Priok, Menteng, dan Cempaka Putih.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Mambang Hertadi menegaskan, saat musibah banjir, banyak oknum mengatasnamakan petugas PLN dan melakukan tindakan penipuan. Modus yang sering digunakan yaitu menawarkan sewa genset untuk mengalirkan tenaga listrik.

"Perlu diketahui bahwa PLN tidak menyewakan atau memperjualbelikan genset untuk keperluan apapun. Selain itu, modus lain yang digunakan yaitu penawaran jasa instalasi listrik pascabanjir," tegas Mambang dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2015)

Berdasarkan batas kewenangan PLN, bahwa instalasi listrik di rumah pelanggan merupakan tanggung jawab pelanggan itu sendiri. untuk perbaikan instalasi, pelanggan bisa menghubungi instalatir listrik yang resmi dan terdaftar.

Pihak PLN menegaskan bahwa ada 4 alasan PLN memutus aliran listrik kepada pelanggan, yaitu:

Gardu Distribusi tergenang air
Wilayah perumahan pelanggan tergenang air
Gardu dan perumahan pelanggan tergenang air
Gardu induk tergenang air

"PLN akan menormalkan listrik kembali apabila instalasi di sisi PLN maupun pelanggan sudah benar-benar kering dan siap. Di sisi PLN, gardu akan dibersihkan dan dilakukan revisi terlebih dahulu," jelas Mambang.

Ia juga mengimbau kepada para pelanggan untuk memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering, jangan sampai air masih menempel.

"Jadi setelah air surut tidak serta merta listrik akan menyala, perlu waktu untuk memastikan semua siap. Hal ini demi keamanan dan keselamatan pelanggan itu sendiri," pesan Mambang.

  • Malam Hari, Pemadaman Listrik Akibat Banjir di Jakarta Makin Parah
  • Malam Hari, Pemadaman Listrik Akibat Banjir di Jakarta Makin Parah

(rrd/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed