DetikNews
Jumat 19 Desember 2014, 15:20 WIB

Pemutaran Film Senyap Dibubarkan Ormas, Rektor UGM: Hentikan Intimidasi!

- detikNews
Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) menyesalkan kasus pembubaran pemutaran film Senyap (The Look of Silence) di kampus Fisipol oleh sekelompok orang dan ormas. Pembubaran tersebut telah mencederai makna dan substansi kebebasan akademik.

Pembubaran pemutaran film Senyap terjadi pada hari Rabu (17/12/2014) sekitar pukul 13.30 WIB. Film tersebut diputar oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sintesa di kampus.

"Kami menyesalkan peristiwa itu. Pembubaran kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang atau ormas itu mencederai substansi dari kekebasan akademik," kata Rektor UGM, Prof Ir Dwikorita Karnawati, MSc, PhD sesuai acara Dies Natalis UGM ke 65 di Grha Sabha Pramana (GSP), Jumat (19/12/2014).

Dwikorita menilai aparat keamanan tidak responsif. Dia meminta segera mengusut karena kasus pembubaran pemutaran film tersebut tidak hanya terjadi di Fisipol UGM saja namun juga di kampus lain yakni ISI.

"Hentikan kekerasan atau intimidasi seperti yang terjadi kampus UGM dan lainnya," kata Dwikorita didampingi Dekan Fisipol, Dr Erwan Agus Puwanto dan Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Alumni, Dr Paripurna.

Erwan menambahkan saat terjadi pembubaran kegiatan pemutaran film oleh LPM Sintesa itu, dirinya tengah berada di luar negeri. Sebelum film diputar, mahasiswa telah mendapatkan intimidasi dan ancaman melalui SMS agar tidak memutar film Senyap.

"Saya saat itu baru di Korea, waktu diselesaikan oleh wakil dekan," ungkap Erwan.

Keputusannya film tetap diputar dan diskusi tetap berjalan, namun tidak di tempat terbuka namun di dalam ruangan dengan peserta terbatas. Namun saat diputar kemudian didatangi sekitar 20-an orang. Mereka meminta film tidak diputar dan kegiatan diskusi bubar.

"Ini kan program resmi dari Komnas HAM sebagai bentuk pelajaran bahwa pernah ada pelanggaran HAM berat di masa lalu," kata Erwan.

Menurut dia, kegiatan yang dilakukan mahasiswa adalah murni kegiatan akademik. Fisipol sebagai lembaga akademik memberikan ruang pembelajaran kepada mahasiswa di kampus.

"Ini bukan penyebaran paham komunisme. Biarkan adik-adik bisa belajar, bukan malah diteror. Lembaga akademik jangan sampai kalah dengan intimidasi," tegas Erwan.

Sementara itu berdasarkan data yang dikumpulkan detikcom, pembubaran pemutaran film Senyap juga terjadi di Kantor AJI Yogyakarta, Selasa (16/12/2104). Lalu di Fakultas Seni Media Rekam (FSMR), Institut Seni Indonesia (ISI), Rabu (17/12) dan di kampus Fisipol UGM pada hari Rabu (17/12).


(bgs/try)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed