DetikNews
Rabu 17 Desember 2014, 17:47 WIB

5 Warga yang Kena Amuk Oknum Polisi di Depan Diskotek di Batam Lapor ke Polisi

- detikNews
5 Warga yang Kena Amuk Oknum Polisi di Depan Diskotek di Batam Lapor ke Polisi
Batam - 5 Orang warga sipil korban amuk oknum Polairud Mabes Polri di Batam melapor ke Polresta Barelang di Batam. Mereka tak terima menjadi korban penodongan senjata dan pemukulan.

Mereka yang menjadi korban sasaran pelampiasan oknum Polairud Mabes Polri sejak siang hingga sore ini berada di Mapolresta Barelang, Batam, Rabu (17/12/2014). Mereka terdiri dari, Sukardi, Heri, Jaenudin Antoni, dan Samgar.

"Rekan-rekan kami saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres. Mereka korban pemukulan oknum-oknum yang mengamuk di depan diskotek M One tadi pagi," ujar Dangka juru bicara dari para korban.

Dangka menyebutkan, ke 5 korban itu merupakan 2 Satpam penjaga kawasan Harbour Bay, satu satpam mal dan dua juru parkir.

"Mereka ada yang kena tendang dan ditodong senjata. Padahal rekan-rekan kami ini tidak tahu masalah apapun soal keributan di halaman diskotek itu," tutur Dangka.

Sebagaimana diketahui, subuh tadi sekitar pukul 03.00 WIB terjadi keributan di diskotek M One di kawasan Harbour Bay. Kawasan ini merupakan komplek wisata kuliner sekaligus di kawasan itu ada hotel, mal dan sarana hiburan.

Di lokasi diskotek M One, (sebelumnya tertulis F One-red), terjadi perselisihan antara oknum kepolisian Polda Kepri dan oknum Polairud Mabes Polri yang lagi di BKO-kan di Kepri. Keributan sesama anggota Polri ini akhirnya terjadi perkelahian.

Perkelahian ini lantas mengundang rekan-rekan oknum Polairud Mabes Polri. Belasan orang berpakaian preman datang dengan menenteng senjata laras panjang dan pistol.

Mereka mengamuk menghancurkan portal parkir di kawasan tersebut. Para Satpam dan juru parkir menjadi pelampiasan emosional aparat negara yang petentengan itu. Mereka ditodong senjata lantas dipukuli.

Padahal sasaran mereka adalah oknum Polda Kepri yang telah memukul rekannya. Keburu pagi itu, oknum Polda Kepri telah kabur membawa rekannya yakni bule asal Solo, Jawa Tengah ke rumah sakit. Tak ayal, warga sipil yang lagi bekerja menjadi tempat pelampiasan.

Sedang versi Polda Kepri disebutkan kalau bentrokan bukan terjadi antara polisi dengan polisi, tetapi polisi dengan warga. Polda Kepri sudah minta maaf dan polisi yang melakukan aksi brutal sudah diperiksa Propam.


(cha/ndr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed