DetikNews
Kamis 11 Desember 2014, 19:54 WIB

Diguyur Hujan Terus Menerus, Jalur Wonosobo-Dieng Longsor

- detikNews
Wonosobo - Hujan yang terus turun di kawasan Wonosobo, Jawa Tengah menyebabkan longsor di 112 titik di wilayah tersebut. Bahkan seperempat ruas jalan Wonosobo - Dieng KM 21 yang berada di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo longsor dengan panjang mencapai 20 meter.

"Akses jalan menuju Dieng masih aman, cuma kendaraan harus bergantian dan dilakukan pembatasan untuk kendaraan besar,” kata Camat Kejajar, Supriyadi kepada wartawan, Kamis (11/12/2014).

Menurut dia, di wilayahnya longsor terjadi di beberapa titik. Di antaranya di Desa Campursari satu bangunan rumah warga terkena longsoran tebing mengakibatkan satu orang bernama Iswi Utomo (50), harus dilarikan ke puskesmas setempat karena mengalami luka setelah rumahnya tertimpa longsoran. Selain itu, di Desa Pata Banteng tebing mengalami longsor dan menutup jalan raya.

Berdasarkan data dari Pemkab Wonosobo, longsor di Wonosobo juga terjadi di Desa Dempes Kecamatan Kaliwiro, longsor menutup jalan Wonosobo-Kebumen karena gundukan material longsor menutup jalan raya. Kemudian di Argopeni, arus tranportasi Wonosobo menuju Kecamatan Mojotengah juga sempat macet. Gundukan material tebing yang longsor menutup jalan raya.

Sedangkan di Kecamatan Sukoharjo, bencana didominasi kerusakan jembatan. Paling parah jembatan penyambung Desa Bandingan Banjarnegara, menuju Kecamatan Sukoharjo, jembatan gantung tergerus luapan sungai Serayu.

Di Kecamatan Wonosobo, bangunan rumah dan warung di Jalan Jogonegoro ambruk setelah tanah di bawah bangunan tersebut ambles. Bangunan rumah dan warung tersebut berada di atas gorong-gorong sungai yang di atasnya dibangun rumah. Sehingga saat volume air sungai bertambah langsung menggerus bagian bawah bangunan tersebut hingga ambles.

“Ada sepuluh rumah yang rawan ambles, sepuluh rumah itu berada di sepanjang sungai yang dibuat gorong-gorong,” kata Camat Wonosobo Faisal.

Sementara menurut Bupati Wonosobo Kholiq Arif mengatakan jika pihaknya terus melakukan koordinasi dengan para camat, agar melakukan koordinasi dengan para Kades. Karena sebagian wilayah Wonosobo berada pada kontur tanah perbukitan yang dipenuhi tebing tinggi. Total bencana terdapat di 13 Kecamatan, 37 Desa dengan 112 titik bencana meliputi longsor, jembatan putus dan tanah ambles.

"Tidak ada korban jiwa, hanya satu orang luka ringan karena terkena longsor di rumahnya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, longsor sempat memutus beberapa jalur transportasi. Tapi pihaknya sudah mengerahkan alat berat untuk segera memindah material yang menutup jalan raya.

“Jalur transportasi hingga sore ini sudah bisa dilewati,” katanya.


(arb/rmd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed