DetikNews
Senin 01 Desember 2014, 18:58 WIB

JK Sebut Ada Indikasi Rekayasa di Munas Golkar

- detikNews
JK Sebut Ada Indikasi Rekayasa di Munas Golkar
Jakarta - Mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) menyindir pelaksanaan Munas Golkar yang terindikasi direkayasa. JK meminta agar munas Golkar membuka pintu untuk calon lain untuk berkompetisi memperebutkan kursi ketum Golkar.

"Ya boleh saja kalau memang itu fair caranya, tapi kalau tidak fair dan melarang orang jadi calon itu kan susah, berarti itu rekayasa, bisa masalah kan," ujar JK di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2014).

Menurut JK, jika ada rekayasa yang dilakukan pada munas Golkar dan hasilnya ke depan tidak sesuai dengan harapan Golkar maka akan ditolak oleh kalangan internal Golkar.

"Kita sayangkan itu kalau tata cara seperti itu bisa menimbulkan masalah," ucapnya.

Mantan ketua umum Golkar 2004-2009 ini menyarakan agar Golkar kembali pada AD/ART untuk melakukan mufakat dan melakukan pemilihan tertutup yang diterima oleh semua orang.

"Kayak Priyo kan dia Wakil Ketua gimana caranya dilarang masuk?" kata JK heran dengan pelaksanaan munas di Bali.

Jika seandainya ada indikasi rekayasa di munas Golkar, maka sebagian tokoh Golkar akan menolak hasil munas di Bali dan akan berujung pada perpecahan. "Kita menjaga agar tidak terjadi seperti itu," kata JK.

"Ya kita lihat saja perkembangannya kan saya enggak ada ikut yang di situ," tambahnya.


(fiq/rmd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed