DetikNews
Sabtu 22 November 2014, 14:29 WIB

Prof Dwikorita Karnawati Terpilih Jadi Rektor UGM

- detikNews
Prof Dwikorita Karnawati Terpilih Jadi Rektor UGM
Yogyakarta - Prof Ir Dwikorita Karnawati, MSc, PhD terpilih menjadi rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) menggantikan Prof Dr Pratikno, MSoc.Sc. Dwikorita merupakan rektor pertama wanita di UGM yang akan memimpin hingga bulan Mei 2017.

Dwikorita ditetapkan menjadi rektor melalui rapat pleno Majelis Wali Amanat (MWA) karena rektor sebelumnya Prof Dr Pratikno diangkat Presiden Joko Widodo menjadi menteri sekretaris negara (Mensesneg). Dwikorita sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Alumni.

"Sidang pleno hari ini adalah menetapkan rektor karena ada Pergantian Antar Waktu (PAW). Rapat pleno hari ini untuk memilih rektor pengganti yang akan meneruskan sisa jabatan hingga tahun 2017," ungkap Ketua MWA Prof Dr Sofian Effendi kepada wartawan seusai rapat di Kantor Pusat UGM, Bulaksumur, Sabtu (22/11/2014).

Sofian mengatakan dalam rapat selama lebih kurang 2 jam ini dihadiri 19 orang dari 23 anggota MWA. Empat orang yang tidak hadir adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sri Suparyati, Kapti Rahayu dan Jenderal (purn) TNI Luhut Pandjaitan.

Menurut Sofian dalam rapat itu, pihaknya mendengarkan tiga dari lima orang wakil rektor yang dinyatakan lolos seleksi administratif. Tiga orang itu adalah Prof dr Iwan Dwiprahasto, PhD wakil rektor bidang akademik dan kemahasiswaan, Dr Didi Achjari, wakil rektor bidang perencanaan keuangan dan sistem informasi dan Prof Ir Dwikorita Karnawati, MSc, PhD wakil rektor bidang kerjasama dan alumni.

Dua orang wakil rektor yang tidak memenuhi persyaratan umur sesuai statuta UGM saat dilantik tidak lebih dari 60 tahun adalah Prof Ir Budi Santoso Wignyosukarto, PhD wakil rektor bidang sumberdaya manusia dan Prof Dr Suratman, wakil rektor bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Rapat ini hanya musyawarah dan tidak ada voting. Prosesnya cepat. Musyawarah untuk menentukan siapa yang layak jadi rektor," katanya.

Dalam interview tersebut dari ketiga calon itu ada komitmen siapapun yang terpilih akan mendukung. Saat MWA berdialog dengan Didi Achjari lanjut Sofian, dia menyatakan tidak bersedia karena masih ingin membenahi administrasi. Selain itu dia mengaku belum profesor. Sedangkan dari Prof Iwan Dwiprahasto juga menyatakan masih ingin membenahi dan selesaikan masalah akademik di UGM terutama meneruskan program Prof Pratikno untuk menjadikan UGM sebagai research university.

"Mereka berdua mendukung Bu Dwikorita. Yang sangat bagus dari ini, mereka tidak mempunyai perasaan kalah, legowo. Ini modal yang bagus bagi UGM ke depan," kata Sofian didampingi sekretaris MWA Dr Ahmad Rivai, MT.

Sofian menambahkan setelah pemilihan ini, pada hari Senin (24/11/2014) akan dilakukan pelantikan rektor baru oleh MWA. Mantan rektor yakni Prof Dr Pratikno juga akan hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut.

"Setelah pelantikan rektor baru nanti akan ada penandatangani pakta integritas. Intinya memminta rektor baru agar bisa menjaga kepemimpinan universitas. Untuk pengganti wakil rektor bidang kerjasama dan alumni nanti rektor baru bersama para wakil rektor untuk berunding menentukan pengganti," pungkas Sofian.


(bgs/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed