DetikNews
Rabu 15 Oktober 2014, 16:49 WIB

Ini Pertimbangan Polri Tak Keluarkan Izin Muktamar PPP Kubu Romi Cs

- detikNews
Ini Pertimbangan Polri Tak Keluarkan Izin Muktamar PPP Kubu Romi Cs
Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur belum memberikan rekomendasi kepada pihak Romy Cs untuk menggelar Muktamar PPP di Surabaya hari ini. Menurut polisi, yang berhak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) adalah Mabes Polri. Apa pertimbangan Polri sehingga tidak mengeluarkan STTP?

‎"Ada beberapa pertimbangan, itu ada keputusan dari dewan tingginya partai, yang menyebutkan bahwa untuk mengajukan permohonan izin itu, harus ditandatangani, undangan dan segala macam itu dalam kegiatan muktamar, harus ditandatangani ketua umum dan sekretaris‎," ‎kata Kapolri Jenderal Sutarman di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2014).

Menurut Sutarman, kepolisian mengacu kepada keputusan ‎Mahkamah Partai berlambang kakbah tersebut.

"Kita mengacu kepada sana (keputusan Mahkamah Partai). Jadi kalau belum dipenuhi, penuhi dulu. Bukan kita enggak mengizinkan, kalau itu belum dipenuhi ya belum dikeluarkan," ujarnya.

Saat disinggung apakah acara seperti Muktamar Partai membutuhkan izin, Sutarman menyatakan bahwa bentuknya adalah izin keramaian.

‎"Ada beberapa kegiatan yang perlu izin, termasuk kegiatan partai ini perlu izin dari kami. Izin itu bukan izin untuk itu, tapi izin keramaian saja," tuturnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menyatakan, pihaknya belum memberikan rekomendasi kepada pihak Romy Cs terkait rencana penyelenggaraan muktamar, 15 Oktober 2014 hari ini.

"Posisi kepolisian bukan pada beri atau tidak memberi izin, karena apa, kegiatan itu yang berhak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) adalah Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Awi Setiyono, saat dihubungi detikcom, Selasa (14/10/2014).


(idh/rmd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed