detikNews
Rabu 08 Oktober 2014, 18:17 WIB

Laporan Dari Jerman

Malaysia Tampil dengan 'Penari Dayak' di FBF, Bagaimana Indonesia?

- detikNews
Malaysia Tampil dengan Penari Dayak di FBF, Bagaimana Indonesia?
Frankfurt -

Sebanyak 102 negara bersaing dalam Frankfurt Book Fair (FBF) 2014 di Frankfurt, Jerman. Negara-negara peserta saling menonjolkan keunikan dari masing-masing biliknya untuk menarik perhatian minat pengunjung.

Salah satu bilik yang mencolok adalah bilik milik Malaysia. Malaysia tampil dengan backdrop berupa foto penari Dayak dengan tema 'University in Diversity' yang dipajang di boothnya. Padahal, Dayak merupakan kebudayaan asli Indonesia dari Kalimantan.

Backdrop tersebut memiliki ukuran sekitar 3 x 2,5 meter. Bilik Malaysia ini terletak tidak jauh dengan booth Indonesia.

Berbeda dengan Malaysia yang menampilkan 'seni budaya asli' mereka, Indonesia justru tampil 'datar' dengan backdrop berupa rak-rak buku yang mirip dengan perpustakaan. Tidak ada ornamen atau backdrop yang menonjolkan ciri khas dari Indonesia.

Wamendikbud Bidang Kebudayaan Dr Wiendu Nuryanti mengaku tidak mempermasalahkan hal itu. Dia berkilah, dunia sudah tahu Dayak merupakan suku asli Indonesia di Kalimantan.

"Orang yang melihat mungkin ketawa. 'lho itu kan punya Indonesia'," kata Wiendu di lokasi, Rabu (8/10/2014).

FBF merupakan ajang pameran buku internasional yang sangat penting dalam pemasaran buku. Dalam ajang ini, nama Indonesia dipertaruhkan.

Program tahunan yang digelar Jerman selama berabad-abad ini diikuti oleh ratusan negara dari seluruh belahan dunia. Indonesia, memiliki kesempatan menjadi tamu kehormatan pada FBF tahun 2015 nanti.

Dalam FBF 2014 ini, Indonesia membawa sejumlah buku karya anak negeri yang beberapa di antaranya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman, seperti buku 'Tan Malaka'.


(mei/mok)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com