DetikNews
Kamis 07 Agustus 2014, 13:14 WIB

Soal 'Jilboobs': Nurani Mereka Sebenarnya Tahu Jilbab Ketat Tidak Sesuai Aturan

- detikNews
Jakarta - Fenomena 'jilboobs' alias jilbab seksi yang memperlihatkan lekuk tubuh tengah menjadi perbincangan di dunia maya. Menurut Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain pemakai jilbab namun berpakaian ketat itu sebenarnya tahu pakaian seperti itu tidak sesuai hukum Islam/syariah.

"Saya sempat bertanya kepada mereka (yang berpakaian seperti itu). Hati nurani mereka sebenarnya tahu jilbab ketat itu tidak sesuai aturan," kata Zulkarnain kepada detikcom, Kamis (7/8/2014).

Dia berharap mereka yang berjilbab namun berbaju ketat suatu saat akan berpakaian sesuai aturan. "Saya berharap seiring berjalannya waktu semoga bisa lebih baik. Dakwah ini harus perlahan-lahan," katanya.

Meskipun mengenakan berjilbab tapi memakai baju ketat belum ideal, namun menurut Zulkarnain, itu sudah lebih baik daripada berpakaian terbuka dan menampakkan aurat. "Itu sudah lebih baik daripada terbuka, walaupun belum ideal," ujarnya.

Pemakaian jilbab yang ideal harus tetap berpedoman pada 3 syarat. "Aturan ini (jilbab) kan ada di Alquran dan hadist. Lihat saja Surat An-nur ayat 31 dan Al-Ahzab 59," jelasnya.

Dalam ayat tersebut dijelaskan 3 kriteria jilbab yang sesuai dengan syariah yaitu harus panjang sampai menutup dada, tidak boleh ketat dan tidak boleh tipis.

"Syaratnya 3 itu. Kalau model silakan saja, tapi yang tiga itu tidak boleh dilanggar," ujar Zulkarnain.

Jika memang ada kerudung yang dililitkan ke leher, Zurkarnain menyarankan agar baju yang dikenakan longgar.

Masalah jilbab sesuai aturan Islam sudah banyak dikaji oleh para ulama. Dalam buku tafsir juga sudah dijelaskan secara jelas. Untuk itu MUI tidak akan sampai mengeluarkan fatwa atas fenomena 'jilboobs' ini.

"Kalau diperlukan oleh umat, MUI akan memberikan tausyiah dan bukan fatwa, karena sudah ada aturannya di Alquran,'" tandas Zulkarnain.





(slm/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed