DetikNews
Sabtu 19 Juli 2014, 17:20 WIB

Jokowi-JK Menang di 35 Kabupaten/Kota di Jateng

- detikNews
Jokowi-JK Menang di 35 Kabupaten/Kota di Jateng
Jakarta - Hasil rekapitulasi perolehan suara di Provinsi Jawa Tengah sempat tertunda karena ada tiga rekapitulasi ulang tingkat PPS. Rekapitulasi tingkat PPS itu diulang dan hasilnya tidak berubah dan pasangan Jokowi-JK tetap unggul dibandingan pasangan Prabowo-Hatta di 35 Kabupaten/Kota.

Dari kemenangan di seluruh Kabupaten/Kota se-Jateng itu, Jokowi-JK unggul dengan persentase 66,65 persen dengan jumlah suara 12.959.540. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta 33,35 persen dengan jumlah 6.485.720 suara.

Persentase terbanyak keunggulan Jokowi-JK di Jateng berada di Kota Surakarta dengan 84,36 persen atau 336.902 suara. Sedangkan jumlah suara terbanyak disumbang oleh Kota Semarang yaitu 68,10 persen atau 624.289 suara.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan hasil rekap suara tersebut akan dibawa ke KPU RI hari Minggu besok bersama Bawas, dan tim dari Polda Jateng.

"Besok langsung dibawa ke KPU pusat," kata Joko, Sabtu (19/7/2014).

Diketahui rekap ulang untuk tiga PPS di Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Karanganyar itu harus dilakukan karena kesalahan prosedur yaitu rekap tidak dilakukan sesuai jadwal yaitu yang seharusnya dilakukan tanggal 10-12 Juli, rekap justru dilakukan di hari pencoblosan yaitu 9 Juli.

Ketua KPU Joko Purnomo mengatakan, alasan rekap PPS mendahului jadwal karena saat itu sembari menunggu siaran langsung semifinal piala dunia. Hal itu ternyata tidak hanya dilakukan di tiga PPS tersebut, namun 19 PPS di Demak dan 1 PPS di Kendal yang sudah melakukan rekapitulasi ulang tanggal 10 Juli.

"Mungkin niatannya tidak melanggar tahapan. Sambil menunggu semifinal. Benar selesainya tanggal 10 Juli, tapi kan mulainnya tanggal 9 Juli. Secara substansi tdak dilanggar. Ini murni kesalahan prosedur," kata Joko.

Terkait pelaksaan rekapitulasi ulang yang digelar di gedung KPU Provinsi/Jateng, menurut Joko, hal itu lebih efisien daripada harus mengulang di PPS setempat dan nanti hasilnya dibawa lagi ke KPU Provinsi Jateng.

"Mereka kita undang dan rekap di sini, saksi tanda tangan di sini untuk memeprcepat proses yang salah. Karena kalau dilakukan di sana kan dibawa sini juga, jadi sekalian," tandasnya.


(alg/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed