DetikNews
Rabu 14 Mei 2014, 07:31 WIB

Sudah Tahu Berbahaya, Mengapa Tetap Banyak Pemotor Nekat Lawan Arus?

- detikNews
Jakarta - Pemotor Muhammad meninggal karena ditabrak mobil di Jl I Gusti Ngurah Rai, Pondok Kopi, Jakarta Timur. Muhamad melawan arus lalu lintas di kawasan itu. Dari arah depannya datang mobil melaju kencang yang dikemudikan Austin. Siapa yang salah?

Soal pemotor melawan arus ini kerap didengungkan TMC Polda Metro Jaya. Para pengendara disarankan agar tidak melawan arus karena berbahaya. Tapi tetap saja, banyak pemotor yang nekat, cuek bebek seperti punya nyawa tujuh. Melawan arus seperti menjadi jalan pintas menuju kemudahan.

"Gunakan jalur sesuai ketentuan, jangan melawan arus karena rawan kecelakaan. Kesadaran kita keselamatan semua," imbau TMC Polda Metro Jaya, Rabu (14/5/2014).

Peristiwa yang dialami Muhammad terjadi pada Selasa (13/5). Korban meninggal di tempat. Sedang pengemudi mobil Austin, hampir menjadi bulan-bulanan warga di sekitar. Austin selamat, tapi mobilnya Toyota Yaris dirusak warga. Bersalahkan Austin?

Pihak kepolisian dalam kasus pemotor lawan arus itu menyarankan dilakukan perdamaian. Pihak kepolisian juga mengimbau jangan ada lagi melawan arus.

"Kami menyarankan agar jangan ada lagi. Keluarga pengendara mobil juga kami himbau berkomunikasi dengan keluarga korban untuk serta mensantuni karena pemotor ini meninggal dunia. Ini kan musibah, jadi tolong bantu meringankan keluarga korban," Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agung Budi Leksono kepada detikcom, Selasa (13/5) malam.




(ndr/tfn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed