DetikNews
Jumat 11 April 2014, 17:13 WIB

Ini Cara GMF Merawat Pesawat Kepresidenan RI agar Selalu Siap Terbang

- detikNews
Ini Cara GMF Merawat Pesawat Kepresidenan RI agar Selalu Siap Terbang
Jakarta - Garuda Maintenance Facility (GMF) sudah siap menyambut kedatangan pesawat Boeing Business Jet-2 milik Kepresidenan RI. Pesawat tersebut akan dirawat agar selalu dalam kondisi terbaik. Bagaimana caranya?

General Manager Corporate Communication GMF Mochamad Aviv mengatakan, ada sekitar 70 pesawat milik Garuda Indonesia yang sama jenisnya dengan pesawat kepresidenan. Artinya, tim GMF sudah cukup banyak pengalaman untuk merawat pesawat tersebut.

"Tipe pesawatnya kan sama dengan 737-800. Garuda sudah mengoperasikan di atas 70 pesawat seperti itu, harusnya nggak ada kendala," terang Aviv saat berbincang dengan detikcom, Jumat (11/4/2014).

Menurut Aviv, perawatan yang berbeda hanya dari segi interior saja. Sebab ada perbedaan mendasar antara pesawat komersil yang dioperasikan Garuda Indonesia dengan pesawat RI-1 yang lebih private. Di BBJ-2, interiornya lebih 'mahal' dan butuh perhatian khusus.

"Dari segi chemical standard-nya beda, lalu sisi interiornya juga. Pasti ada special treatment kita," tegasnya.

GMF hanya akan mengurusi perawatan pesawat dari interior dan mesin saja. Dari segi keamanan, itu akan diserahkan ke TNI AU. Selama tidak dipakai, pesawat akan tetap dirawat secara maksimal, dengan cara 'dipanaskan' atau sekadar digerakkan dengan jarak yang dekat.

Aviv memastikan, perawatan pesawat baru tidak akan terlalu sulit. Sebab, biasanya masalah besar baru muncul di usia pesawat saat memasuki 5 tahun. Itu pun untuk pesawat komersil.

"Kalau pesawat presiden dengan utilisasi rendah. Kalau pesawat komersil per tahun bisa di atas 3.000 flight hours, ini paling 300-400 flight hours," jelasnya.

Nah, yang menjadi pertanyaan besar dari perawatan pesawat RI-1 tentu saja dari segi biaya. Berapa duit yang harus dikeluarkan untuk mengurus pesawat sebesar itu?

"Saya nggak bisa bicara soal biaya, tapi kita menggunakan pendekatan budget. Berapa budget kementerian kita sesuaikan," jawab Aviv diplomatis.

Dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), diketahui pagu paket pengadaan suku cadang pesawat tersebut Rp 16,6 miliar. Selain suku cadang, pemerintah juga mengadakan lelang pemeliharaan kebersihan hanggar pesawat Kepresidenan Skuadron Udara 45 dan VVIP Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur. Nilai dari paket pengadaan pemeliharaan kebersihan tersebut mencapai Rp 1,33 miliar. Semua menggunakan APBN tahun 2013.

Pemerintah menunjuk PT Kasa Cipta Persada untuk pemenang lelang Suku Cadang Pesawat. Sedangkan PT Tataruang Dinamika menjadi pemenang dalam pemeliharaan kebersihan hanggar pesawat kepresidenan.




  • Ini Cara GMF Merawat Pesawat Kepresidenan RI agar Selalu Siap Terbang
  • Ini Cara GMF Merawat Pesawat Kepresidenan RI agar Selalu Siap Terbang

(mad/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed