DetikNews
Rabu 19 Maret 2014, 16:43 WIB

Jadi Kepala BNP2TKI, Ini Program Gatot

- detikNews
Jakarta - Gatot Abdullah Mansyur dilantik menjadi kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggantikan Jumhur Hidayat. Gatot memiliki program TKI harus berkualitas tinggi.

"Yang perlu kita tengarai adalah betapa SDM TKI kita lemah. Kami bertekad untuk memperbaiki pelatihan-pelatihan itu," kata Gatot usai pelantikan di Kemenkokesra di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/3/2014). Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Menko Kesra Agung Laksono.

Gatot mengatakan akan menambah jam pelatihan bagi TKI yang awalnya 200-400 jam menjadi 600 jam. Dia ingin mengembangkan 'mind self protection' maksudnya para TKI bisa melindungi diri mereka dengan pengetahuan yang dimiliki.

"TKI harus dibekali dengan ilmu dan pengetahuan. Seorang pendaki harus diberi pengetahuan, diberi pisau, diberi jaket, bagaimana harus mendaki seperti itu. TKI harus punya keterampilan, badannya sehat, cukup umur, dan dokumentasinya lengkap," ujarnya.

Menurut Gatot masalah yang dihadapi TKI seperti air bah. Kalau tidak diatasi di dalam negeri, masalahnya akan timbul di luar negeri, seperti masalah perlindungan dan penempatan kerja.

"Seperti menyeburkan orang ke laut, itu kan perlu dibekali ilmu berenang, diberi pelampung, jadi orang itu capable, jadi memperketat seleksi, memperketat penempatan. Terutama yang informal, kalau yang formal baik-baik saja," ucap mantan Dubes RI di Riyadh, Arab Saudi ini.

Soal Moratorium dengan Arab Saudi, Gatot mengatakan belum akan dibuka. Menurutnya syaratnya harus ada persetujuan dari Menaker Muhaimin Iskandar dengan Menaker Saudi Arabia, ada standar kontrak yang belum disetujui. Kontrak itu masih perlu dikaji lagi.

"Harus ada join working group pihak-pihak di sana, saya ingin memetakan disini. Kalau belum yakin kita tidak akan kesana, akan bertahap lah," kata Gatot.




(slm/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed