DetikNews
Jumat 07 Maret 2014, 17:42 WIB

Cara Polisi Mengungkap Pembunuhan Sadis Sara oleh Sejoli Hafitd-Sifa

- detikNews
Cara Polisi Mengungkap Pembunuhan Sadis Sara oleh Sejoli Hafitd-Sifa
Jakarta - Penyidik Polres Kota Bekasi bekerja keras untuk mengungkap pembunuhan atas mayat wanita tak beridentitas, yang ditemukan di pinggir Tol Bintara Km 49 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu 5 Maret 2014 pagi lalu. Penyelidikan berbuah hasil, hingga akhirnya polisi menangkap pelaku pembunuhan korban yang belakangan diketahui bernama Ade Sara Angelina Suroto (19), mahasiswi Universitas Bunda Mulia.

Sesaat setelah penemuan korban dilaporkan ke Polres Kota Bekasi, polisi melakukan identifikasi sidik jari korban untuk mengumpulkan profil korban. Dari hasil identifikasi yang tersambung ke database e-KTP, diketahui nama dan alamat tinggal korban di Rawamangun, Jakarta Timur.

"Kita punya ke base sidik jari dan keluar sidik jari mayat tersebut atas nama seseorang bernama Sara dan ada alamatnya di situ," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/3/2014).

Berbekal informasi dari sidik jari itu, penyidik kemudian menelusuri alamat tinggal korban. Setelah bertemu dengan pemilik rumah, diketahui bahwa Sara adalah anak dari Elisabeth.

"Kemudian ditanyakan (ke ibunda Sara) putrinya kemana dan terakhir bersama siapa," imbuh Rikwanto.

Dari keterangan Elisabeth, diketahui bahwa terakhir Sara pamit untuk les bahasa Jerman di kawasan Jakarta Pusat, pada Selasa (4/3/2014) lalu. Penyidik kemudian berangkat ke tempat les Sara dan bertemu dengan teman-teman korban.

"Kemudian ditanyakan ke teman-temannya, didapat ada komunikasi korban dengan temannya bahwa korban mau ketemu mantan pacarnya pada Selasa itu," jelasnya.

Dari situ penyidik mulai menemukan titik terang pelaku di balik pembunuhan Sara ini. Polisi saat itu mencurigai Ahmad Imam Al-Hafitd Aso alias Hafitd, yang merupakan mantan pacar korban.

Tidak berhenti di situ, penyidik juga kembali mendatangi RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, untuk mengambil hasil visum korban, Kamis (5/3). Di rumah sakit, polisi bertemu dengan beberapa teman korban yang datang untuk melayat jenazah. Saat itu, Hafitd ikut melayat jenazah korban.

"Penyidik kemudian mendekati Hafitd dan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan korban kepadanya," lanjutnya.

Saat menginterogasi Hafitd, polisi melihat lengan Hafitd terluka. Polisi pun menanyakan penyebab luka pada lengan Hafitd itu. Jawaban Hafitd yang kurang meyakinkan soal penyebab luka pada lengannya itu membuat polisi semakin curiga.

"Penyidik kemudian mencecar lagi Hafitd dengan sejumlah pertanyaan, hingga akhirnya ia mengakui bahwa luka di lengannya itu bekas gigitan Sara," tuturnya.

Mendengar jawaban Hafitd itu, kecurigaan polisi semakin terang. Polisi lalu menanyakan bagaimana awalnya Hafitd bisa digigit Sara, hingga akhirnya terungkaplah pernyataan mahasiswa Universitas Kalbis Jakarta Timur itu, yang mengakui bahwa ia telah membunuh korban dan membuang jasad korban di pinggir tol di Bekasi, pada Rabu (5/3) lalu.

"Kemudian Hafitd mengakui bahwa ia melakukan pembunuhan itu bersama kekasih barunya, Assyifa Ramadhani alias Sifa," ucapnya.

Beberapa jam setelah tertangkapnya Hafitd, polisi juga menangkap Sifa di kampusnya, Universitas Kalbis, Jakarta Timur. Keterangan kedua tersangka terkuak, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati Hafitd kepada korban yang tidak mau dihubungi lagi setelah putus pacaran. Sementara Sifa ikut membunuh korban karena khawatirs Hafitd akan kembali lagi ke Sara.

Keterangan kedua tersangka ini, dikuatkan dengan ditemukannya alat bukti yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Selain mobil Kia Visto yang digunakan sebagai TKP pembunuhan dan juga alat untuk membuang mayat korban, polisi juga menyita alat setrum yang dipakai untuk menganiaya korban, di kawasan Pulogebang, Bekasi, di dekat rumah Hafitd.





  • Cara Polisi Mengungkap Pembunuhan Sadis Sara oleh Sejoli Hafitd-Sifa
  • Cara Polisi Mengungkap Pembunuhan Sadis Sara oleh Sejoli Hafitd-Sifa

(mei/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed