DetikNews
Jumat 07 Maret 2014, 17:24 WIB

Penipuan Via BBM

Ini yang Diincar Penipu Melalui BBM

- detikNews
Ini yang Diincar Penipu Melalui BBM
Jakarta - Maraknya penipuan dengan menggunakan BlackBerry Messenger (BBM) harus benar-benar diwaspadai. Pengamat telematika Abimanyu Wachjoewidajat menyoroti modus penipuannya biasanya pencurian identitas.

"Penipu lalu menghubungi rekan atau kenalan dengan menyamar sebagai kita. penyamaran ini diperkuat dengan foto dan identitas nama yang sudah dicuri dari PIN BBM kita," kata Abimanyu kepada detikcom, Kamis (06/03/2014).

Pesan singkat SMS yang berbunyi “Hi, apa kabar. Aku ganti pin nih, add pin baru aku ya XXXXXX,” itu pun kini mulai marak beredar. Jika tidak hati-hati, sebaiknya SMS yang bernada demikian, kata Abimanyu, sebaiknya diabaikan. "Kalaupun Anda mengenal nama yang dicantumkan, pastikan untuk klarifikasi terlebih dulu dengan kenalan Anda sebelum meng-add ataupun menerima undangan pertemanan baru," ujarnya menjelaskan.



“Paling sering terjadi adalah, setelah orang menambahkan kita di BBM, kemudian dia tahu perilaku kita, nama dan apa kegiatan kita, foto pun disimpannya. Lalu dari relasi di facebook atau media sosial lainnya, dia tahu mana teman yang paling mungkin disasar setelah itu dia jadi seolah-olah diri kita, padahal bukan," kata Abimanyu menguraikan.

Abimanyu pun membantah adanya teknologi yang bisa membuat orang lain membajak nomor PIN BBM seseorang. “Jangan terlalu khawatir orang akan membajak PIN kita, tapi khawatirlah dengan orang yang memberikan kita game dan membaca data kita dan menanam program lewat link aplikasi yang diberikan,” ujar dia mengingatkan.

Tak banyak yang bisa diharapkan untuk antisipasi penipuan kecuali dari diri pengguna telepon pintar itu sendiri. Menurut Abimanyu, BBM sudah didesain sejak awal sebagai close social network, bukan jaringan sosial terbuka seperti twitter. Artinya, seseorang bisa menjadi teman hanya jika ada saling interaksi mengundang dan menerima PIN.

“Proteksi seperti itu harus dimanfaatkan, jangan sembarangn terima kalau ada yang add. Ini bukan kayak twitter banyak-banyakan follower, jadi percuma kalau banyak-banyakan kontak di BBM," tegasnya.

Dia menambahkan kalau dari RIM maupun Kominfo tidak ada proteksi karena BlackBerry sudah memberikan proteksi di level tersebut.

Adapun Division Head Public Relation Indosat, Adrian Prasanto, mengakui modus penipuan yang semakin bervariasi. Menurutnya, penipuan dengan modus SMS berhadiah sudah diketahui kini muncul lewat perangkat BBM. Meski dia sendiri belum mengetahui secara detail dari modus ini.

“Ini kan berawal dari nomor pribadi yang nyuruh invite pin. Makanya kami terus himbau ke pelanggan agar bisa lebih kritis dan waspada,” katanya kepada detikcom, Kamis (06/03).

Adrian tidak menepis kalau selama ini kasus penipuan SMS terus meningkat sehingga pengaduan juga bertambah. Persoalan beredarnya banyak nomor perdana yang dijual sangat murah, menurutnya bukan menjadi masalah karena hal itu menyesuaikan kebutuhan pelanggan di setiap daerah.





  • Ini yang Diincar Penipu Melalui BBM
  • Ini yang Diincar Penipu Melalui BBM
    Sebanyak 17 tersangka penipuan melalui SMS ditangkap polisi Kamis, 22/08/2013. (Fotografer - Grandyos Zafna)

(brn/brn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed