DetikNews
Selasa 26 November 2013, 08:26 WIB

Ini 4 Kalimat \'Sakti\' Hakim Agung Artidjo Cs yang Antarkan dr Ayu ke Bui

- detikNews
Ini 4 Kalimat \Sakti\ Hakim Agung Artidjo Cs yang Antarkan dr Ayu ke Bui Artidjo Alkostar (dok.ma)
Jakarta - Hakim agung Artidjo Alkostar Cs mengantarkan dr Ayu ke penjara. Bermodal 4 kalimat, Mahkamah Agung (MA) membalik putusan Pengadilan Negeri (PN) Manado setebal 95 halaman yang membebaskan dr Ayu dkk.

Selain Artidjo, turut mengadili yaitu hakim agung Dr Dudu Duswara dan Dr Sofyan Sitompul. Ketiga dokter yang dijatuhi 10 bulan yaitu dr Dewa Ayu Sasiary Prawarni Sp OG, dr Hendry Simanjuntak Sp OG, dan dr Hendy Siagian Sp OG.

Dalam putusan yang dikutip detikcom, Selasa (26\/11\/2013), ketiga dokter tersebut dipidana karena kealpaannya menyebabkan orang lain meninggal dunia. Yaitu pasien Siska Makatey yang melahirkan dengan operasi caesar.

Berikut 4 kalimat \\\'sakti\\\' Artidjo cs tersebut:

1. Judex factie (PN Manado) salah menerapkan hukum karena tidak mempertimbangkan dengan benar hal-hal yang relevan secara yuridis yaitu berdasarkan hasil rekam medis No 041969 yang telah dibaca oleh saksi ahli dr Erwin Gidion Kristanto SH SpF bahwa pada saat korban masuk RSU Prof Dr Kondou Manado, keadaan keadaan umum korban lemah dan status penyakit korban berat.

2. Para terdakwa sebelum melakukan operasi cito secsio sesaria terhadap korban, tidak menyampaikan kepada pihak keluarga korban tentang kemungkinan yang dapat terjadi terhadap diri korban.

3. Perbuatan para terdakwa melakukan operasi terhadap korban Siska Makelty yang kemudian terjadi emboli udara yang masuk dalam bilik kanan jantung yang menghambat darah masuk ke paru-paru kemudian terjadi kegagalan fungsi paru dan selanjutnya mengakibatkan kegagalan fungsi jantung

4. Perbuatan para terdakwa mempunyai hubungan kausul dengan meninggalnya Siska sesuai surat keterangan dari RSU Prof Dr Kondou Manado No 161\/VER\/I\/KF\/FK\/K\/VI\/2010 tanggal 26 April 2010.<\/em>

Saat ini, dua dokter yaitu dr Ayu dan dr Hendry Simanjuntak telah dieksekusi jaksa dan masuk ke Rutan Malendeng, Manado. Sedang dr Hendry Siagian masih buron. Putusan MA ini membuat para dokter di sejumlah kota menggelar aksi solidaritas, menentang vonis tersebut.



(asp/ndr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed