detikNews
Kamis 13 Juni 2013, 23:08 WIB

4 Kades di Garut Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyelewengan Raskin

- detikNews
Garut, - Polres Garut Jawa Barat, menetapkan empat kepala desa dan satu sekretaris desa di Kecamatan Cibiuk Garut sebagai tersangka kasus penyimpangan distribusi beras untuk rumah tangga miskin (raskin) tahun 2012.

Menurut Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dadang Garnadi, kelima pejabat desa tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan terindikasi kuat telah melakukan penyimpangan, namun kepada seluruh tersangka tak dilakukan penahanan.

\\\"Kami belum mendapatkan surat izin dari Bupati Garut untuk pemeriksaan lanjutan, tetapi kami sudah menetapkan seluruhnya sebagai tersangka, \\\" ujar Dadang, Kamis (13\/6\/2013).

Menurut Dadang, penyimpangan yang dilakukan aparat desa tersebut mengakibatkan negara mengalami kerugian mencapai Rp 248 dengan menjual raskin bukan kepada haknya berkisar antara 4 hingga 8 ton oleh masing-masing desa, adapun hasil penjual beras tersebut hanya dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

\\\"Ya, jadi berasnya dijual bukan kepada warga miskin dan hasilnya juga dimakan sendiri, \\\" ungkap Dadang.

Dadang mengatakan masing-masing tersangka berinisial Ag (Kades Cibiuk Kidul) melakukan penyimpangan senilai Rp 49 juta lebih, tersangka Ap (Kades Cibiuk Kaler) diduga melakukan penyimpangan Rp 30,7 juta, TK (Kades Majasari) Rp 50,8 juta, As (Kades Cipareuan) Rp 52,2 juta dan tersangka Rh (Sekdes Lingkung Pasir) diduga melakukan penyimpangan raskin Rp41,7 juta.

\\\"Selain para kades dan seorang Sekdes kami juga akan menetapkan tersangka lainnya, tergantung perkembangan pemeriksaan, \\\" pungkasnya.




(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed