DetikNews
Selasa 05 Februari 2013, 16:43 WIB

Pasokan Air ke Jakarta Terhambat Akibat Banjir di Bekasi

- detikNews
Jakarta - Banjir yang melanda sebagian kawasan Bekasi Selatan membuat pasokan air baku di Jakarta terganggu. Sebanyak 70 persen pasokan dari Perum Jasa Tirta II ini berkurang.

\\\"Pasokan air berkurang hampir 68 sampai 70 persen sejak pukul 03.00 WIB, dari pasokan normal air baku 5.200 liter per detik. Setiap empat jam, air kami upayakan terus bertambah hingga normal,\\\" ujar Corporate Communication Manager Aetra, Rika Anjulika, saat dihubungi, Selasa (5\/2\/2013).

Rika memperkirakan tingginya curah hujan dan jebolnya tanggul Jati Asih Bekasi membuat aliran pasokan tidak mencapai waduk. Hal ini terjadi sudah tiga kalinya sejak banjir 17 Januari 2013.

\\\"Melihat curah hujan, mungkin ke depannya masih tetap ada limpahan lagi,\\\" ujarnya.

Rika menambahkan proyek pengerjaan cifon milik Kementerian Pekerjaan Umum di dekat bendungan Kali Bekasi telah memakan lebar kali sebanyak 80 persen. \\\"Awalnya sekitar 60 meter, sekarang tinggal 20 meter saja lebarnya,\\\" kata Rika.

Hal ini menyebabkan bahan baku air bersih untuk warga Jakarta berkurang cukup banyak. Ia mengharapkan para pelanggan Aetra harap memaklumi hal ini, dan sedang diupayakan normalisasi stok air.

\\\"Limpahan banjir yang berlebih di sekitar kali Bekasi dibuang ke laut untuk menghindari banjir di wilayah sekitar. Kalau tidak dibuang jelas bermasalah banjir bagi pemukiman warga. Sulit diprediksi (normalisasi) karena ini musibah alam,\\\" kata Rika.

Pihak Aetra pun disebutkan menurunkan truk-truk tanki air untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum, rumah sakit, dan lokasi pengungsian korban banjir. \\\"Kepada pelanggan yang membutuhkan layanan permintaan pengiriman mobil tangki air, dapat dikoordinasikan melalui RT, RW atau Kelurahan setempat,\\\" tandasnya.




(vid/mok)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed