DetikNews
Kamis 18 Oktober 2012, 13:59 WIB

7 LSM Minta KPU Stop Kerjasama dengan Lembaga Asing

- detikNews
7 LSM Minta KPU Stop Kerjasama dengan Lembaga Asing Ilustrasi (dok. detikcom)
Jakarta, - Sejumlah LSM pemantau pemilu mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) siang ini. Mereka meminta KPU untuk menghentikan kerjasama dengan lembaga asing.

Berdasarkan pantauan detikcom<\/strong>, Kamis (18\/10\/2012), sekitar pukul 11.57 WIB, ada 7 LSM yang datang ke kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Mereka berniat menyerahkan surat pernyataan tuntutan \\\"Hentikan Kerjasama KPU dengan Lembaga Asing\\\".

LSM-LSM ini diwakili oleh Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuty, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Masinton Pasaribu dan Deputi Politik Partai Rakyat Demokratik (PRD) Alif Kamal. Perwakilan tersebut diterima oleh petugas KPU di lantai 3. Meskipun belum diketahui nantinya surat pernyataan tersebut akan ditujukan ke siapa.

\\\"Belum ada (diserahkan kepada siapa), kita akan menyerahkan secara prosedural. Soal siapa yang turun, kita mau coba jalan biasa aja pada umumnya,\\\" ujar Ray Rangkuty.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Masinton Pasaribu mengatakan, maksud dari kedatangannya adalah untuk meminta agar KPU menghentikan kerja sama dengan Lembaga IFES (International Foundation for Election System).

\\\"Bagi kami, kita sebagai suatu negara seharusnya tidak mudah diintervensi oleh IFES. Yang kita tahu dalam sejarah kehadiran IFES itu bermasalah dalam keterlibatan mereka dalam penyelenggaraan tabulasi nasional berbasis SMS nasional pada pemilu 2009. Lalu nggak ada evaluasi apapun terhadap IFES,\\\" tutur Masinton.

Diketahui bahwa IFES sudah terlibat aktif melakukan jajak pendapat Pemilu di Indonesia sejak tahun 2004. Kerja sama pertama kali dengan KPU adalah dengan pembentukan Pusdok KPU Pemilu pada tahun 2004. Hingga pada tahun 2012 tentang penggunaan Sistem Informasi Publik (SIPOL). Sistem ini berupa verifikasi administrasi partai politik calon peserta pemilu.





(ndu/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed