detikNews
Kamis 11 Oktober 2012, 19:21 WIB

2 Mahasiswa Makassar Tewas karena Tawuran, UNM Ancam Pecat Pelaku

- detikNews
2 Mahasiswa Makassar Tewas karena Tawuran, UNM Ancam Pecat Pelaku Foto: m nur abdurrahman/detikcom
Makassar - Universitas Negeri Makassar (UNM) menyerahkan sepenuhnya kasus tawuran yang menewaskan dua mahasiswanya ke polisi. Mereka mengancam akan memecat mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran.

\"Kasus ini kami serahkan ke pihak kepolisian, bila ada yang dianggap terbukti bersalah, silakan diproses,\" kata Pembantu Rektor I UNM Sofyan Salam usai bertemu dengan Kapolrestabes Makassar Kombes Erwin Triwanto dan Dandim 1408 BS Makassar Letkol Firyawan di ruang Direktur RS Haji, Kamis (11/10/2012) petang.

\"Siapa-siapa saja tersangkanya nanti kami akan keluarkan dari kampus,\" imbuhnya.

Pihak UNM bertemu secara tertutup dengan polisi dan TNI. Selain Sofyan, pihak UNM diwakili Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof Hery Tahir. Untuk cooling down, kampus pencetak guru itu diliburkan untuk sementara waktu.

Sebelum pertemuan, Kapolrestabes Makassar Kombes Erwin Triwanto sempat mengecek lokasi kejadian, IGD RS Haji. Ada ceceran darah korban di lokasi. Belum ada keterangan resmi mengenai kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun detikcom, mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM) terlibat tawuran di kampus. Ada 4 mahasiswa yang terluka karena anak panah. Kedua kubu datang ke RS Haji sekitar pukul 15.00 WITA untuk menjenguk korban. Namun entah kenapa, tiba-tiba mereka terlibat tawuran kembali.

Para mahasiswa kejar-kejaran di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Haji. Dua mahasiswa yakni Harianto dan Rezky Munandar, tewas. Mahasiswa angkatan tahun 2008 itu terkena tusukan di bagian dada.





(mna/try)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com