DetikNews
Selasa 08 Mei 2012, 11:08 WIB

Paranormal Ki Kusumo Demo Kedubes Malaysia agar Tak Semena-mena pada TKI

- detikNews
Paranormal Ki Kusumo Demo Kedubes Malaysia agar Tak Semena-mena pada TKI
Jakarta - Paranormal Ki Kusumo bersama massa Komando Pejuang Merah Putih yang dipimpinnya mendemo Kedubes Malaysia. Mereka memprotes tindakan Malaysia, yang dinilai semena-mena pada tenaga kerja Indonesia (TKI).

Pantauan detikcom, Komando Perjuangan Merah Putih datang di Kedubes Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (8\/5\/2012), pukul 10.15 WIB. Massa yang berjumlah 70-an orang itu mengenakan kemeja loreng merah-putih-hitam.

Ada aksi teaterikal yang mereka suguhkan. Ada algojo, memegang senjata laras panjang dari styrofoam, dengan mengenakan tutup kepala dari plastik hitam, dia menembak seseorang di depannya yang bertelanjang dada, mengenakan celana pendek dan sarung. Kemudian, orang yang bercelana pendek dan sarung itu jatuh tergeletak, diinjak-injak kepala dan dadanya oleh sang algojo. Kemudian ada pula 4 orang berponco biru mengusung keranda mayat.

Mereka juga membawa 3 spanduk berukuran 0,5 m x 3 meter yang bertuliskan, \\\'Kami menuntut pemerintah Malaysia bertanggung jawab atas penembakan dan penganiayaan warga Indonesia di Malaysia\\\' dan beberapa poster yang mengecam Malaysia.

\\\"Saya ingin masuk untuk ketemu Kedubes Malaysia, saya ingin melakukan sesuatu jika negeri ini tidak bertindak, saya akan ajukan perang!\\\" teriak Ki Kusumo melalui pengeras suara.

Ada sekitar 70 personel Kepolisian yang menjaga gerbang Kedubes Malaysia. Lalu lintas ke arah Menteng tetap lancar kendati massa memakai separuh lajur jalur lambat.

Pemerintah Indonesia masih menyelidiki misteri kematian 3 TKI di NTB, setelah dugaan pencurian organ tidak terbukti. Tim investigasi Indonesia yang melibatkan Polri dan Kejagung sudah berangkat ke Malaysia pada Minggu, 6 Mei lalu.




(nwk/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed