DetikNews
Jumat 02 Maret 2012, 06:50 WIB

Biografi Harifin Tumpa

Kisah Harifin-Herawati, Cinta Dari Sebuah Pesta

- detikNews
Kisah Harifin-Herawati, Cinta Dari Sebuah Pesta
Jakarta - Meski jabatannya sebagai hakim yang dikenal dengan adagium \\\'wakil tuhan\\\', namun Harifin Tumpa tetap manusia biasa. Lihatlah Harifin masih muda yang pada umumnya muda-mudi seusianya, pacaran. Siapa gadis beruntung itu?

\\\"Pada mulanya biasa-biasa saja tapi lama-lama muncul perasaan lain. Bermula pada waktu pesta perkawinan teman,\\\" kata Harifin dalam buku biografi \\\"Pemukul Palu dari Delta Sungai Walanea\\\" halaman 75 seperti dikutip detikcom<\/strong>, Jumat (2\/3\/2012).

Perempuan itulah yang kini jadi istri mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) ini, Herawati. Di mata Harifin, 40 tahun lalu itu Wati bersolek dengan begitu anggunnya hingga jantungnya berdetak kencang. Mengenakan kebaya merah jambu, Herawati sangat indah di mata Harifin muda.

Riuh canda tawa dan serunya hiburan mengakrabkan sesama warga pengadilan.

\\\"Saat itu dia bersolek begitu cantik dan membuat saya tertarik,\\\" ungkap Harifin dalam biografi yang ditulis oleh Sekretarisnya, Nurhadi.

Wati merupakan panitera pengganti di pengadilan tempat dia menjadi hakim, Pengadilan Negeri Takalar, Sulawesi Selatan. Saat pesta tersebut, Harifin belum berani untuk berkenalan dengan Herawati hingga akhirnya dia menyelidik lewat teman-temannya. Siapa gerangan perempuan jelita tersebut.

\\\"Beberapa hari setelah acara pesta itu, saya memimta bantuan teman-teman untuk mencari tahu siapa gadis itu. Seperti umumnya anak muda, dari mata turun ke hati,\\\" kisah Harifin.

Hingga akhirnya merekapun berkenalan dan pacaran selama 2 tahun lamanya. Usai selesai menempuh pendidikan Sarjana Hukum tahun 1972, Harifin muda pun memutuskan untuk meminang gadis pujannya tersebut.

\\\"Saya minta tolong teman kos, Samang Hamidi untuk melamar kepada keluar gadis dan akhirnya kami menikah,\\\" kenang Harifin bahagia.

Bagi Herawati, pertemuan tersebut merupakan pertemuan terindah. \\\"Bagi kami, para wanita single, berkumpul dalam sebuah pesta merupakan hal menyenangkan, selain bercengkerama. Tentu saja juga ajang mencari jodoh,\\\" tutur Herawati di halaman 425.

Ketika Herawati menerima lamaran Harifin muda, semua teman-teman Herawati sangat kaget. Sebab keduanya sangat bertolak belakang, Herawati sangat cerewet sedangkan Harifin pendiam.

\\\"Tuhan Maha Adil, yang pendiam dipasangkan dengan yang cerewet agar saling melengkapi,\\\" ungkap nenek 6 cucu yang dipanggil Wati oleh teman-temannya.

Setelah 40 tahun berlalu keduanya dikarunia 2 orang anak, Andi Hartati Harifin dan Andi Julia Cakrawala.

\\\"Kami kini tidak lagi muda. Namun kemesraan tetap sama, malah saya kini jauh lebih mesra. Setiap pagi saya menyiapkan sarapan dan mengantar Bapak sampai masuk mobil. Sesekali saya mencukur rambutnya. Bapak tidak pernah mau memangkas rambut ke salon sejak beliau menikah dengan saya,\\\" kata Herawati tersenyum.





(asp/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed