DetikNews
Senin 13 Februari 2012, 23:00 WIB

Saatnya Pak Presiden Menjawab

- detikNews
Saatnya Pak Presiden Menjawab
Jakarta - Sepanjang tahun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu mendapat kritikan tajam dari masyarakat atas berbagai isu yang terjadi. Tapi malam ini, dia mengklarifikasi semuanya. Kasus Bank Century hingga penolakan tokoh Front Pembela Islam (FPI) di Kalimantan Tengah baru-baru ini dijawab tuntas.

Acara yang digelar di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Senin (13\/2\/2012), itu bertajuk silaturahim dengan wartawan. SBY yang tampil dengan baju batik hijau itu didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II bersama staf khusus presiden. Sementara wartawan yang hadir ada sekitar 50 orang.

Sekadar diketahui, acara silaturahim ini memang kegiatan rutin yang digelar dengan wartawan kepresidenan. Sebelumnya, SBY juga pernah mengelar acara serupa di Istana Cipanas, Jawa Barat.

Selama acara berlangsung, SBY tampak bersemangat menjawab semua pertanyaan yang diajukan 13 wartawan. Bahkan, acara yang sedianya dijadwalkan hanya satu jam, harus ditambah waktunya hingga 30 menit untuk mengakomodir semua pertanyaan.

\\\"Silakan kalau ada yang mau bertanya lagi,\\\" ucap SBY memberi kesempatan.

Pertanyan yang diajukan pun cukup bervariasi. Isu-isu ekonomi, politik, keamanan, hingga kasus korupsi sempat terlontar pada SBY. Meski di awal sempat menolak menjawab pertanyaan terkait Partai Demokrat, namun SBY akhirnya mau bicara, terutama saat ditanya soal M Nazaruddin.

\\\"Sebenarnya saya ingin bukan bicara soal PD. Tapi ini soal penegakan hukum, ini bagus supaya rakyat Indonesia tahu duduk persoalannya,\\\" tutur SBY.

Saat tanya jawab berlangsung, tak jarang SBY juga menyelipkan canda. Misalnya saat menjawab pertanyaan soal calon presiden pengganti dirinya untuk tahun 2014 nanti.

\\\"Saya mengikuti banyak tokoh yang siap kompetisi kalau saya hitung-hitun ada 26 yang saya ikuti. Ada yang deklarasi, ada yang statement dan ada yang gerak-geriknya beliau ingin jadi presiden,\\\" ucapnya sambil disambut tawa wartawan.

Di bidang ekonomi, SBY juga menyampaikan programnya, terutama dalam masalah pembatasan BBM. Sementara untuk masalah FPI, SBY menyerahkannya pada kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk berkoordinasi. Selain itu, FPI juga diminta untuk melakukan refleksi.

\\\"Sejumlah organisasi massa pasti mengerti, membuat tidak nyaman bagi sebagian kalangan. Tentu harus bertanya kenapa? Yang lain boleh tapi saudara-saudara kita yang ada di FPI tidak boleh,\\\" jelas SBY.

Di akhir acara, SBY pun meminta pada media agar tak segan menanyakan perihal isu-isu terkini padanya. Pesan bisa disampaikan pada staf khusus presiden untuk kemudian ditindaklanjuti pada presiden.

\\\"Kalau itu penting saya akan berikan ruang kalau itu perlu saya jawab dan saya jelaskan,\\\" janji SBY.

Anda punya pertanyaan pada SBY?




(mad/vit)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed