DetikNews
Selasa 25 Oktober 2011, 18:43 WIB

Meski Bingung Hasil Survei, PD Berterimakasih Kepada Reform Institute

- detikNews
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) berterimakasih kepada Reform Institute yang telah melakukan jajak pendapat terhadap performa partai politik jelang Pemilu 2014. Meski ada hasil dari survei bertajuk \\\'Persepsi Publik Tentang Kepartaian dan Masalah Politik\\\' itu yang dinilai bertentangan satu sama lain.

\\\"Hasil survey yang sama mengatakan akseptabilitas PD tinggi, tapi kok dianggap paling mengecewakan,\\\" heran Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum, kepada detikcom, Selasa (25\/10\/2011).

Di dalam hasil survei yang dilakukan di 33 provinsi itu, dinyatakan tingkat elektabilitas PD pada Pemilu 2014 sebesar 14,13 persen. Memang kalah dibanding Golkar (18,16 persen), namun lebih unggul dibanding PDIP (14,08 persen), PKS (7,36 persen), Gerindra (5,12 persen), PKB (4,33 persen), PAN (3,83 persen) dan PPP (2,64 persen).

Sedangkan untuk pertanyaan mengenai kinerja paling mengecewakan dan loyalitas kader, PD mendapatkan posisi yang lebih buruk dibandingkan parpol lain. Yaitu masing-masing sebesar 32,64 persen dan 12,21 persen.

Padahal logikanya, partai dengan kinerja dan loyalitas kader yang rendah seharusnya tingkat akseptabilitasnya juga rendah. Namun yang tampil di dalam laporan hasil survey Reform Institute justru sebaliknya, tingkat akseptabilitas PD terhitung tinggi yang merupakan indikasi kepuasan publik yang tinggi pula.

\\\"Jadi, layak kami makin bersemangat untuk kerja keras,\\\" sambung Anas.

Lebih lanjut Anas menyatakan, bagaimana pun kesimpulan hasil survey tersebut, pihaknya tetap berterimakasih. Sebab hasil survey sedikit banyak merupakan cermin yang dibutuhkan sebagai bahan intropeksi dan koreksi untuk perbaikan performa di masa-masa mendatang.

\\\"Hasil survei acapkali berbeda-beda hasilnya, meskipun dilakukan pada saat hampir bersamaan. Tapi semua hasil survei, dari lembaga apapun, hasilnya seperti apapun, siapapun yang pesan surveinya, bagaimanapun metode dan validitasnya, kami jadikan cermin untuk evaluasi,\\\" ujarnya.

\\\"Kami berterima kasih telah disiapkan cermin, meskipun cermin itu kadangkala kurang persis,\\\" sambung Anas.




(lh/gun)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed