DetikNews
Rabu 06 Juli 2011, 10:50 WIB

Misteri MZ pada Nama Zainuddin MZ

- detikNews
Misteri MZ pada Nama Zainuddin MZ
Jakarta - Banyak orang yang mengira nama MZ di belakang nama Zainuddin adalah \\\'Memang Zainuddin\\\'. Ada juga yang menyebut MZ adalah kepanjangan dari Mohammad Zein. Namun semua dugaan itu terbantahkan. Lalu apa arti MZ?

\\\"MZ itu diambil dari nama ayah Zainuddin. Nama ayahnya Turmudzi. Huruf M dan Z nya yang diambil menjadi nama belakang pak Zainuddin,\\\" ujar asisten dai sejuta umat Zainuddin MZ, H Fatulloh saat berbincang dengan detikcom<\/strong>, Rabu (6\/7\/2011).

Namun kata Fatulloh, Zainuddin tidak pernah mengungkapkan kenapa ia mengambil kedua huruf itu untuk dijadikan nama panjang Zainuddin. \\\"Bapak enggak pernah cerita kenapa beliau mengambil kedua huruf itu. Ya cuma langsung dipakai saja sejak pertama kali berdakwah,\\\" terangnya.

Fatulloh bercerita Zainuddin suka bercanda jika ditanya apa kepanjangan MZ. \\\"Bapak kalau ditanya apa arti MZ. Pasti dibilangnya \\\'Memang Zainuddin\\\'. Suka dibuat bercanda, cuma lucu-lucuan. Tapi kalau dibilang Mohammad Zein, jauh itu. Enggak ada hubungannya sama sekali,\\\" tutur Fatulloh sambil tertawa kecil.

Nama asli kiai itu sendiri adalah Zainuddin Hamidi. Nama itulah yang tercantum dalam KTP dan surat lahir Zainuddin. Menurut Fatulloh, Zainuddin tidak menggunakan nama aslinya karena terlalu panjang. Huruf MZ dipilih agar lebih singkat dan lebih mudah dihapal banyak orang.

\\\"Menggunakan nama ayah itu kan dalam Islam sunnah. Nama aslinya tidak dihilangkan kok, hanya tidak dipakai. Nama di paspor Bapak juga dipakai keduanya, Zainuddin Hamidi MZ,\\\" ujar Fatulloh.

Dalam nisannya pun, tertulis nama Zainuddin MZ bukan Zainuddin Hamidi. Fatulloh bercerita tidak ada permintaan khusus terkait tulisan nama di nisan. Hanya memudahkan bagi para pelayat karena yang dikenal nama panjang MZ bukan Hamidi.

Bercerita soal ayah Zainuddin, lanjut Fatulloh, Turmudzi bukan seorang ulama besar seperti Zainuddin, tapi ia seorang yang taat beragama. Turmudzi sendiri sudah lama meninggal dunia, ia merupakan pensiunan PT PLN (Persero). Sementara ibu Zainuddin yang bernama Zainabun hanyalah seorang ibu rumah tangga.

\\\"Zainuddin anak pertama dari empat bersaudara. Tapi hanya Pak Zainuddin yang jadi ulama. Keempat saudara Pak Zainuddin itu tiri karena ibunya menikah lagi setelah Pak Turmudzi meninggal,\\\" kisahnya.

Sejak lahir, Zainuddin tinggal di rumah orangtuanya di Jl Gandaria Gang Cemara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun sejak tahun 1986, mereka pindah ke alamat yang sama namun berbeda gang, yaitu Gang Haji Aom No 101.

\\\"Di sana kan sempit, mobil tidak bisa masuk. Akhirnya pindah ke Gang Haji Aom. Rumah yang di Gang Cemara sekarang ditempati adik tirinya. Keluarga Pak Zainuddin sendiri di Gang Haji Aom, sekarang yang tinggal di sana istri dan anak bungsu Zainuddin, Zaki. Namun karena Bapak baru saja meninggal ya semua berkumpul di sini,\\\" tutup Fatulloh yang kemudian berpamit karena harus menemui para pelayat Zainuddin.

Zainuddin MZ meninggal dunia, Selasa (5\/7\/2011) pukul 09.20 WIB. Dia terkena serangan jantung usai sarapan di rumahnya. Dia sempat dilarikan ke RS Pusat Pertamina, namun nyawanya tak tertolong. Dia dimakamkan di halaman Masjid Jami Fajrul Islam yang terletak di depan rumahnya.





(feb/asy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed