DetikNews
Sabtu 30 Oktober 2010, 22:38 WIB

2nd Track Diplomacy

Paduan Suara Mahasiswa Unpad Pukau Berlin

- detikNews
Paduan Suara Mahasiswa Unpad Pukau Berlin
Berlin - Membahana indah bak suara naviri, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Padjajaran tampil memukau di Museum Ethnology, Berlin. Mereka dalam pemanasan menuju 24th Prague Cantat.

Standing ovation seolah tak henti dilakukan oleh para penonton menyambut penampilan prima PSM Unpad dalam Konser Budaya Indonesia bertema A Night of Thousand Enchantments, 26\/10\/2010.

Lebih dari 250 orang dari berbagai kalangan antara lain para Duta Besar dan perwakilan Kedubes Asing, pejabat pemerintah, pengusaha, tour operator, media dan akademisi serta friends of Indonesia di Jerman memadati salah satu museum kebanggaan masyarakat Jerman, salah satu museum etnologi terbesar di dunia.

Dubes RI untuk Republik Federal Jerman Eddy Pratomo menyatakan rasa senangnya atas kegiatan diplomasi kebudayaan oleh tim PSM Unpad, yang merupakan bagian dari kegiatan second track diplomacy yang dilakukan oleh KBRI Berlin.

\\\"Kegiatan ini dapat semakin mendekatkan people to people contact dan saling pengertian antara masyarakat Indonesia dan Jerman, yang terpisahkan oleh jarak geografi cukup jauh,\\\" demikian Eddy.

Penampilan PSM Unpad di Berlin menurut Counsellor Pensosbud Agus Priono merupakan pemanasan menuju 24th Praga Cantat, sebuah kompetisi internasional paduan suara kelas dunia di Praha, ibukota Republik Ceko, 29\/10 sampai 1\/11\/2010.

Melalui kantata di Berlin itu PSM Unpad membawa penonton seolah-olah menjelajah Indonesia dengan berbagai lagu dari daerah seperti Sin-Sin Sibatu Manikam (Tapanuli), Soleram (Riau), O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara), Ilir-Ilir Pangkur (Yogyakarta), Luk Luk Lumbu (Banyuwangi), Janger, Yamko Rambe Yamko (Papua), Musik Bubuka (Jabar), Percoma (Jabar), Beca (Jabar) dan Zamrud Khatulistiwa.

Pesona PSM Unpad tidak hanya dari vokal indah mereka, namun juga kekompakan koreografi dari tim berkekuatan 41 orang tersebut. Mereka mendemonstrasikan Tari Saman yang dinamik, juga musik angklung dan berkolaborasi dengan gamelan KBRI Berlin, Puspa Kencana.

Sampai berakhirnya acara yang berlangsung 2 jam, para penonton tidak beranjak dari tempat duduknya dan tetap memadati gedung museum. Bahkan mereka meneriakkan zu gabe<\/em> (lagi) berkali-kali untuk meminta tambahan penampilan.

Suasana bertambah semarak ketika pada sesi interaktif, mengenal dan memainkan angklung, para Dubes dan perwakilan Kedubes Asing ikut memainkan instrumen musik asli Jawa Barat itu bersama-sama dengan PSM Unpad.

\\\"Dengan penampilan memukau pada malam itu, banyak pihak termasuk para tamu menyatakan optimismenya bahwa PSM Unpad akan meraih hasil maksimal di Praha,\\\" pungkas Agus.
(es/es)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed