DetikNews
Selasa 08 September 2009, 16:52 WIB

Gempa 7,3 SR

Bangunan Rapuh Penyebab Utama Bangunan Rusak

- detikNews
Bangunan Rapuh Penyebab Utama Bangunan Rusak
Jakarta - Gempa 7,3 SR yang berpusat di Tasikmalaya pekan lalu telah menimbulkan banyak bangunan rusak. Namun gempa bukan menjadi penyebab utama. Kerusakan sebenarnya lebih disebabkan kondisi bangunan yang sudah rapuh.

\\\"70 persen kerusakan pada bangunan itu tipe A, yaitu rumah yang tidak berstruktur atau yang tidak berpondasi. Hanya 20 persen pada tipe B, yakni bangunan berstruktur sederhana. Dan hanya 10 persen menimpa bangunan yang berstruktur sangat baik,\\\" jelas Kepala Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, R Sukhyar.

Hal tersebut dikatakan Sukhyar pada wartawan di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (8\/9\/2009).

Penyebab adanya bagunan rapuh disebabkan warga kurang peduli terhadap lingkungan. \\\"Kerusakan juga dikontrol oleh morfologi setempat berupa gawir atau jurang terjal di sepanjang sungai. Seperti yang terjadi di desa Cikangkareng, Cibinong, Ciganjur,\\\" jelas Sukhyar.

Sukhyar menganjurkan agar setiap masyarakat memperhatikan faktor geologi tempat tinggalnya serta memperhatikan struktur bangunan seperti pondasi. Selain itu, setiap warga juga harus mematuhi standar bangunan antigempa.

Sementara itu, sebagai negara yang kerap dilanda gempa, seharusnya masyarakat Indonesia perlu menyadari bahaya dan cara penanggulangan gempa. Sebab, hampir seluruh daerah di Indonesia rawan gempa, kecuali Kalimantan. \\\"Karena kalimantan letaknya jauh dari pusat aktif gempa, seperti gunung merapi.



(amd/iy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed