Ada Pembuatan Saluran Air, Perempatan Kedung Cowek Surabaya Macet Parah

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 18:29 WIB
Perempatan Kedung Cowek sisi Bangkalan-Kota Surabaya macet parah. Kemacetan disebabkan adanya pembuatan saluran air oleh PU Bina Marga Kota Surabaya.
Perempatan Kedung Cowek sisi Bangkalan-Kota Surabaya macet parah/Foto: Faiq Azmi/detikcom
Surabaya -

Perempatan Kedung Cowek sisi Bangkalan-Kota Surabaya macet parah. Kemacetan disebabkan adanya pembuatan saluran air oleh PU Bina Marga Kota Surabaya.

Pantauan detikcom di lokasi pada pukul 17.30 WIB, kemacetan di Jalan Kedung Cowek jalur Bangkalan-Surabaya hingga 3 km. Pembuatan saluran air menutup hampir 3/4 jalan tepat di traffic light Kedung Cowek.

Salah satu pekerja lepas PU Bina Marga, Sidik mengatakan, pihaknya sedang membuat saluran air. Pengerjaan sudah dilakukan sejak Jumat (3/12).

"Sudah 7 hari dikerjakan selama 24 jam. Ini sudah tinggal setengah jalan pembuatan salurannya," katanya di lokasi, Kamis (9/12/2021).

Perempatan Kedung Cowek sisi Bangkalan-Kota Surabaya macet parah. Kemacetan disebabkan adanya pembuatan saluran air oleh PU Bina Marga Kota Surabaya.Perempatan Kedung Cowek macet parah/ Foto: Faiq Azmi/detikcom

Sementara pemilik warung kopi di sekitar lokasi, Musleha menyebut, kemacetan parah sudah terjadi sejak pekan lalu.

"Ini dibuat saluran, kan di sini gak ada saluran. Sudah sejak minggu kemarin macet total," katanya.

Pengendara baik roda dua maupun roda empat mengeluhkan adanya perbaikan jalan tersebut. Pengendara bernama Cecep mengaku dirugikan atas ada pembuatan saluran air tersebut.

Perempatan Kedung Cowek sisi Bangkalan-Kota Surabaya macet parah. Kemacetan disebabkan adanya pembuatan saluran air oleh PU Bina Marga Kota Surabaya.Perempatan Kedung Cowek macet parah/ Foto: Faiq Azmi/detikcom

"Rumah saya dekat Suramadu sini, tiap hari ya lewat sini, macetnya kalau pagi atau sore itu sampek 3 km," katanya.

Meski sudah disediakan jalur alternatif yakni melalui Jalan Nambangan-Jalan Cumpat-Jalan Pantai Kenjeran tembus Jalan Kenjeran, tapi dirinya lebih memilih jalur tersebut.

"Saya berangkat kerja arah ke Kapasari, kalau lewat alternatif sama saja muter," pungkasnya.

(sun/bdh)