Tak Terima Disalip, 4 Pendekar di Lamongan Keroyok 2 Pemotor

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 00:55 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Lamongan -

Empat pendekar di Lamongan mengeroyok dua pemotor. Pengeroyokan dipicu rasa tak terima saat korban menyalip mereka.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Lamongan, Satreskrim mengamankan MH (16). MH merupakan salah satu dari empat pelaku pengeroyokan. Tiga pelaku lainnya adalah AS, IM dan AN yang saat ini berstatus sebagai DPO.

Sementara dua korban yaitu Rian (17) dan Zainal (16). Keduanya asal Kecamatan Modo. Pengeroyokan terjadi di jalan raya Babat-Jombang. Tepatnya di Desa Nguwok, Kecamatan Modo pada Minggu (5/12/2021).

"Penangkapan terhadap para pelaku dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri. Tiga pelaku lainnya melarikan diri dan masuk dalam pencarian orang (DPO)," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Jinanto kepada wartawan, Selasa (7/12/2021).

Jinanto menambahkan, pengeroyokan yang menyeret nama perguruan silat itu dipicu rasa tak terima saat 4 pelaku yang mengendarai motor disalip (didahului), oleh 2 korban yang mengendarai motor Honda BeAT dengan nopol S 2024 CQ.

"Setelah didahului, 4 pelaku ini berlanjut mengadang korban dan tanpa basa basi langsung menghajar korban di mana saat itu ada yang memukul dan menendang korban. Pelaku juga merusak sepeda motor korban," ujar Jinanto.

Korban kemudian melaporkan apa yang mereka alami ke polisi. Penyidik, kata Jinanto, telah memintai keterangan para saksi. Di antaranya yang sudah dimintai keterangan adalah kedua korban.

"Penyidik sedang konsentrasi memburu 3 DPO yang diketahui terlibat dalam aksi pengeroyokan," terangnya.

Untuk pelaku, imbuh Jinanto, polisi akan menjeratnya dengan Pasal 170 KUHP yaitu secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum.

"Identitas 3 pelaku lainnya sudah dikantongi polisi. Kini masih diburu oleh Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan," pungkasnya.

(sun/bdh)