Tenda Pengungsian Korban Erupsi Gunung Semeru Akan Disentralkan

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 00:42 WIB
Kondisi pengungsi di masjid Desa Sumber Wuluh Dusun Kamar Kajan, Kecamatan Pronowijo.
Pengungsi di masjid kawasan Lumajang (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Lumajang -

Dua kecamatan di Lumajang paling terdampak erupsi Gunung Semeru. Dua kecamatan itu yakni Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

Warga terdampak juga langsung mengungsi, baik di tempat yang disediakan BPBD atau Pemkab, maupun mengungsi mandiri. Tenda pengungsian juga telah didirikan dan akan disentralkan, Minggu (5/12/2021).

"Saat ini kita sudah dirikan tenda. Besok kita sentralkan jadi satu. Saat ini baru 4 tenda, kalau besok banyak. Rata-rata relawan membawa," kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/12/2021) malam.

Tenda didirikan di Lapangan Pronojiwo dan Desa Penanggal di Lapangan Penanggal. Sesuai kecamatan yang paling terdampak erupsi Gunung Semeru.

Untuk sementara saat ini, warga mengungsi tempat yang tersedia dan seadanya. Di Kecamatan Candipuro mengungsi di Balai Desa Sumber Wuluh, Balai Desa Penanggal, Masjid Candipuro.

Sementara juga ada yang mengungsi mandiri. Seperti di rumah penduduk, di rumah saudara, masjid, kantor kelurahan, hingga balai desa.

"Ini kan terdampak 2 kecamatan, Pronojiwo sama Candipuro. Di Pronojiwo koordinatornya Pak Camat Pronojiwo karena tidak bisa diakses melalui Lumajang karena jembatan terputus. Pengungsi kita taruh di Balai Desa Supiturang, sama SD Supiturang 1," jelasnya.

Untuk korban jiwa maupun korban luka bakar ringan hingga berat masih sama. Update korban lainnya akan disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq Minggu siang.

Sebelumnya, Gunung Semeru erupsi sekitar pukul 14.47 WIB. Warga berlarian menyelamatkan diri. Beberapa desa yang terdampak awan panas Gunung Semeru, yakni Kecamatan Pronojiwo meliputi Desa Curah Kobokan dan Desa Supiturang. Serta Kecamatan Candipuro meliputi Desa Sumberwuluh.

Peristiwa ini membuat 1 orang meninggal di kawasan Curah Kobokan. 41 Korban mengalami luka bakar lahar panas, 2 di antaranya ibu hamil yang mengandung usia 8 dan 9 bulan.

Mereka dirawat di Puskesmas dan RS untuk perawatan intensif. Rata-rata korban mengalami luka bakar di wajah, tangan, kaki hingga sekujur tubuhnya.

Simak Video 'Berikut 3 Titik Lokasi Pengungsian Korban Erupsi Semeru di Lumajang':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)