Pasar Seni Lukis Indonesia Dibuka, 140 Pelukis Pamerkan Karyanya

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 20:20 WIB
Pasar Seni Lukis Indonesia
Pasar Seni Lukis Indonesia ( Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Setelah vakum selama dua tahun, Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) kembali digelar. PSLI hadir dengan menampilkan karya dari 140 pelukis.

Pameran yang pertama kali digelar sejak pandemi COVID-19 ini dibuka oleh Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono yang mewakili Gubernur Khofifah.

Ketua PSLI M Anis mengungkapkan, pada pagelaran Seni Lukis tahun 2021 ini mengambil tema 'Ayo Bangkit'. Tema ini dianggap selaras dengan jargon Pemprov yakni 'Jatim Bangkit'. Dengan harapan, tema ini tidak hanya jargon untuk kebangkitan seniman lukis saja, tetapi juga seniman bidang lainnya.

"Dua tahun tidak terselenggara PSLI itu ya cukup lumayan bagi pelukis. Karena ini kan agenda yang ditunggu-tunggu pelukis seluruh Indonesia," kata Anis kepada wartawan di Jatim Expo, Jumat (3/12/2021).

Anis mengakui selama kurang lebih dua tahun pandemi COVID-19, para seniman hanya mengisi waktu dengan terus berkarya. Karena ketika hendak menyelenggarakan pameran tunggal, masih khawatir tidak ada pengunjung.

"Sehingga mereka menggambar terus. Ini Pasar Seni Lukis Indonesia adalah kanal, saluran, bagi karya karya mereka. Mudah-mudahan para pecinta seni bisa mengapresiasi ini," harapnya.

Anis menambahkan, 140 seniman lukis yang ambil bagian berasal dari berbagai daerah. Di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarya, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Sementara Plh Sekdaprov Heru berharap, pameran ini menjadi momentum kebangkitan para seniman lukis Jawa Timur dan juga daerah lain, setelah hampir dua tahun terpuruk.

"Apa yang dilakukan seniman ini, sebetulnya tidak mempunyai harapan secara finansial. Tapi kalau goresan-goresan itu dibeli, itu merasa diakui," ujar Heru.

Pameran yang digelar selama 10 hari dimulai sejak 3-12 Desember 2021 tersebut, diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi bagi para seniman lukis, tetapi juga ajang refreshing antar seniman dengan para penggemar.

"Kalau live (pameran langsung) bisa komunikasi dengan penggemar lukisannya, inilah yang membuat otak kiri dan kanan seimbang. Dan ini menjadi refreshing bagi penggemar lukisan," tandasnya.

(iwd/iwd)