Round-Up

Penolakan Warga soal Rencana Pembangunan Ponpes yang Diasuh Gus Nur

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 09:23 WIB
ponpes gus nur
Lahan yang sedianya hendak dibangun ponpes yang akan diasuh Gus Nur (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang -

Sebuah pondok pesantren yang akan diasuh Gus Nur rencananya akan dibangun di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Lahan seluas 2 hektare telah disiapkan. Namun rencana pembangunan itu mendapat penolakan warga.

Keberatan itu dilayangkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Kabupaten Malang, kepada Bupati Malang Sanusi.

Surat bernomor 56/PC/RMI-NU/A1/IX/2021 itu berisi dua pernyataan. Dan diharapkan supaya cepat mendapatkan respon dari Bupati Malang Sanusi.

Pernyataan itu sebagai berikut :

1. Mendukung sepenuhnya kepada masyarakat khususnya para pengasuh pondok pesantren se-kecamatan Singosari yang keberatan atas didirikannya pondok pesantren Ahsana yang diasuh oleh Sugik Nur dengan pertimbangan utama demi menjaga stabilitas dan kedamaian masyarakat Singosari yang mayoritas berhaluan ahlus sunnah ala jam'iyah Nahdlatul Ulama.

2. Memohon dengan sangat kepada bapak Bupati Malang untuk menindak lanjuti nota keberatan tersebut dengan melakukan mediasi agar pendirian pondok pesantren Ahsana yang diasuh oleh Sugik Nur di kecamatan Singosari Kabupaten Malang yang telah nyata meresahkan masyarakat dan khususnya para pengasuh pondok pesantren di kecamatan Singosari bisa dilarang dan digagalkan keberadaannya.

"Yang beredar itu mengatasnamakan RMI (Rabithah Ma'ahid Islamiyah) saya tidak menyalahkan. Mungkin ada sebagian masyarakat mengadukan ke RMI dan itu tidak salah alamat. Karena yang dibangun itu ma'had atau pondok dan RMI aliansi pondok, jadi tidak salah," kata Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Singosari, Achmad Noer Junaidi saat ditemui wartawan di rumahnya, Rabu (1/12/2021).

Gus Jun mengaku secara kelembagaan belum pernah mendapatkan keterangan langsung dari Gus Nur untuk rencana pembangunan ponpes tersebut. Namun, secara informal yakni melalui sambungan telepon, Gus Jun menuturkan, Gus Nur sempat menghubunginya terkait penolakan warga terhadap ponpes yang akan dibangun itu.

"Secara pribadi melalui telepon saya bilang, sebentar Gus (Sugik Nur) akan kami koordinasikan dengan atasan kami dulu dan masyarakat yang mengadukan ke kami, kalau bisa jangan gegabah dulu," ujar Gus Jun menirukan penuturan Gus Nur.

Gus Jun menambahkan ponpes yang akan dibangun memiliki konsep tanpa memungut biaya kepada santri. "Dan bahkan katanya mau mengembangkan ekonomi warga sekitar," imbuhnya.

Lihat juga video 'Julhamadi, Polisi yang Mengabdikan Diri Jadi Guru Ponpes':

[Gambas:Video 20detik]